Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Dalam sebuah foto diunggah oleh Wasito Adi melalui akun Facebook miliknya, pada tanggal 12 September 2016, jam 16.24 salah satu stasiun televisi swasta nasional Trans 7 menyiarkan liputan sholat Idul Adha di kota Malang dengan judul yang diselewengkan, "Salat Menghadap Gereja: Budaya Menghormati Antar Umat".
Judul semacam  ini sangat mudah menyulut persepsi yang keliru, karena seolah-olah terdapat unsur kesengajaan untuk sholat menghadap ke gereja guna menonjolkan sikap menghormati antar umat beragama (dalam hal ini agama Nasrani). Penyebutan sholat sebagai sebuah bentuk budaya juga dipertanyakan, mengingat budaya sudah lazim didefinisikan sebagai hasil cipta karya manusia, sedangkan sholat itu sendiri merupakan bentuk ibadah mahdhoh yang mutlak mengikuti contoh Nabi Muhammad SAW tanpa boleh diubah-ubah.
Masjid Jami' di Alun-alun kota Malang berdiri berdampingan dengan sebuah Gereja kuno yang pada setiap pelaksanaan sholat hari raya umat Muslim, jamaah masjid selalu meluber hingga luar area masjid, sampai ke badan jalan yang berada didepan gereja. Para jamaah yang sholat di daerah itu mau-tak-mau terpaksa berhadapan dengan bangunan gereja sehingga terkesan menghadap gereja.
Pemaksaan Pluralisme
Upaya memanfaatkan momen Idul Adha untuk menggencarkan paham pluralisme ini juga dikhawatirkan akan membenturkan logika yang salah, mengingat di belakang jama’ah sholat juga terdapat gereja Katolik Kayu Tangan, maka dengan asumsi terbalik bisa-bisa dianggap membelakangi gereja secara disengaja sebagai bentuk kebencian, padahal itu sama sekali merupakan kebetulan.
sholat membelakangi gereja.jpg

Lagi pula bila terdapat jamaah sholat berhadapan dengan Kantor Pos akan diartikan sebagai "Budaya Menghargai Filateli"?  Pemberitaan bernuansa framing seperti inilah yang dikhawatirkan akan semakin menyesatkan masyarakat. Bentuk protes netizen terhadap kasus ini diwujudkan dengan membagikan tautan melalui media sosial dan juga melayangkan petisi melalui alamat berikut ini. [islamaktual/gilig]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top