Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Oscar Morel, 35, tersangka pembunuhan imam di Queens, menurut jaksa penuntut telah merencanakan kejahatannya itu—ia pembunuh berdarah dingin, dikutip islampos.com, Rabu (17/8) kemarin.
Dalam sebuah penyelidikan, kepolisian mengungkapkan bahwa Morel menyimpan senjata api yang ia gunakan dalam kasus pembunuhan tersebut, pada dinding apartemen bawah tanahnya.
Penyidik Kepolisian New York mengklarifikasi senjata api revolver kaliber 38, sebagai senjata yang digunakan oleh Morel dalam pembunuhan Imam masjid Al-Furqan di lingkungan Ozone Park dari Queens.
“Ini adalah tindakan yang paling menghebohkan dan hina, yang dapat digambarkan sebagai pembunuhan terencana berdarah dingin,” kata Peter McCormack, Asisten Jaksa.
Meskipun motif masih belum jelas, Jaksa Queens Richard Brown mengatakan bahwa serangan itu diidentifikasi sebagai kejahatan kebencian.
“Morel, dituduh telah membunuh seorang imam yang sangat dihormati dan dicintai beserta rekannya saat mereka berjalan pulang usai menunaikan shalat ashar,” kata Brown.
Sementara itu pengacara tersangka Leonard Ressler mengatakan bahwa Morel dengan tegas membantah terlibat dalam penembakan, ia mengatakan, “Saya tidak melakukan apa-apa.”
Morel bekerja sebagai porter di perguruan tinggi Manhattan. Ia diperintahkan ditahan tanpa jaminan.
Polisi percaya bahwa Morel menunggu di blok dekat masjid selama delapan menit sebelum menembak Imam Maulama Alauddin Akonjee dan Thara Uddin. Morel kemudian melarikan diri menggunakan GMC Trailblazer hitam 10 menit setelah penembakan.

Setelah menemukan kendaraannya diparkir di jalan, polisi menunggu Morel untuk masuk kembali ke dalam mobil. Dia ditangkap setelah masuk ke mobil dan mencoba menabrak mobil polisi ketika melarikan diri. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top