Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Zulkifli Hasan, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menilai, saat ini, Pancasila sebagai dasar negara seperti antara ada dan tiada, ada seperti tidak bermakna, Selasa (2/8) kemarin.
“Pancasila sebagai dasar negara saat ini terancam lumpuh. 18 tahun reformasi kita melahirkan banyak hal, demokrasi tumbuh subur. Selama reformasi  Pancasila tertinggal, kita gagal memelihara Pancasila,” ujar Zulkifli dalam kuliah umum di depan mahasiswa baru Universitas Sriwijaya (Unsri) tahun 2016/2017 pada Program Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) Unsri seperti dikutip islampos.com.
Zulkifli menambahkan, Pancasila yang terancam lumpuh itu merupakan tantangan bangsa dalam menghadapi era keterbukaan yang akan dihadapi generasi muda kita, yaitu generasi X, Y dan Z.
“Kita khawatir jika nilai-nilai Pancasila tidak lagi dipahami generasi muda kita ke depan. Survei yang dilakukan Lemhanas menyebutkan, dalam 50 – 100 tahun ke depan akan ada pendapat yang menyatakan nusantara tidak perlu, wawasan nusantara tidak perlu. Bagi mereka yang penting makmur walau NKRI harus terpecah-pecah.”
“Pancasila harus menjadi perilaku manusia Indonesia sehari-hari. Perilaku warga negara dan bangsa Indonesia harus  disinari cahaya Ilahi,” ajak Zulkifli kepada mahasiswa baru Unsri yang hadir.
Zulkifli juga mengingatkan kepada mahasiswa bahwa bangsa Indonesia saat ini tengah memasuki era pertarungan bebas, di politik dalam pemilihan kepala daerah yang meraih suara banyak adalah yang menang yang sedikit kalah.

“Di dunia bisnis kita juga memasuki era pertarungan bebas, yang kuat menang yang  kalah jadi follower. Itu yang terjadi pada era demokrasi kita sekarang ini. Kepada pada mahasiswa saya berpesan, untuk menghadapi era tersebut setiap kita harus memiliki nilai tambah,” demikian Zulkifli menegaskan. [islamaktual/islampos]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top