Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Rezim Israel menghentikan penahanan tanpa pengadilan terhadap wartawan Palestina Mohammed al-Qiq yang telah mogok selama lebih dari dua bulan lebih penahanannya, dikutip islampos.com.
Keputusan itu dibuat oleh sebuah pengadilan Israel pada hari Kamis kemarin (4/2), tapi pria berusia 33 tahun yang telah mogok makan selama 72 hari ini tidak bisa meninggalkan rumah sakit tanpa izin.
Pengadilan menyebutkan kesehatannya yang memburuk sebagai alasan untuk penangguhan penahanannya.
Wartawan, seorang ayah dari dua anak dan koresponden untuk jaringan TV Almajd Arab Saudi inni, ditangkap November lalu di rumahnya di kota Ramallah, Tepi Barat.

Qiq telah mogok makan sejak tanggal 25 November 2015, untuk memprotes penahanannya tanpa pengadilan atau dakwaan. Dia juga memprotes penyiksaan dan perlakuan buruk yang ia selama interogasi, menurut Addameer, sebuah organisasi hak-hak Palestina. 
Gelombang unjuk rasa terjadi hampir di seluruh wilayah Palestina serta di beberapa negara lain menyuarakan pembebasan Al-Qiq dari penahanannya. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top