Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Saat ini masyarakat diimbau untuk tidak mudah tertipu dengan travel-travel nakal dalam hal pemberangkatan haji dan umrah. Hal ini dilakukan mengingat kasus penipuan calon jamaah umrah saat ini sering terjadi. Hal ini terlihat dari jumlah kasus yang telah diadukan kepada pihak kepolisian.
KH Hafidz Taftazani, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Haji Khusus Umrah dan Inbound Indonesia (Asphurindo) menyatakan, saat ini masih dibutuhkan kerja sama dari tingkat paling bawah yaitu KUA bersama para ulama dengan Polsek untuk memberikan pengarahan kepada masyarakat.
Dia pun meminta calon jamaah untuk mempertimbangkan kembali harga yang ditawarkan para travel tersebut. "Jangan sampai mereka (calon Jamaah) melakukan kebodohan dimana harga 16 juta atau 17 juta masuk penipuan,” kata KH Hafidz dalam rilisnya dikutip republika.co.id, Rabu (10/2) kemarin.
Menurut Taftazani, dalam penyelenggaraan umrah, pemerintah diakui telah melakukan pencegahan dan penindakan, karena banyak masyarakat yang ingin umrah dan banyak yang terkena penipuan. "Pelaksanaan ini harus didukung oleh seluruh komponen masyarakat, tidak hanya Kemenag saja," ujarnya.
Kemenag menurutnya juga telah melakukan sosialisasi seperti Gerakan Lima Pasti Umrah serta bekerjasama dengan Bareskrim Polri dalam penegakan dan penertiban hukum kepada travel yang diduga melakukan perbuatan melawan hukum.

“Banyak yang telah dilakukan Kementerian Agama, semua untuk melindungi masyarakat dari incaran travel-travel nakal,” katanya. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top