Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Saat ini gejala demam berdarah dengue (DBD) sulit diprediksi. Hal ini dilontarkan Menteri Kesehatan RI Prof Nila F Moeloek  saat ditemui usai melantik pejabat eselon 1 di Kantor Kementerian Kesehatan RI Rabu (10/2) lalu. Menkes mengimbau masyarakat agar waspada dengan gejala demam berdarah dengue (DBD) karena banyak pasien meninggal dunia akibat penyakit ini, tanpa disertai gejala awal demam tinggi.
Menurutnya, virus yang disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegypti ini sering bermutasi dan menyebar ke bagian organ dalam manusia. Bahkan, bahayanya tidak menimbulkan gejala karakterisitik yang mudah dikenali seperti dulu.
"Kita harus mengenali betul gejala-gejala klimis dari DBD. Seperti dulu kita tahu, kalau pasien demam lima hari gak turun dokter bisa dideteksi ini DBD atau thypus," terangnya, di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Bahkan saat ini, tambah Menkes Nila, pasien DBD lebih sering tidak menunjukkan gejala karakteristik, seperti demam di atas 38 derajat, pucat, muncul bintik merah di kulit, hingga tubuh nyeri sebagai tanda awal akibat penyebaran virus vektor itu.
"Sekarang pasien lebih sering tidak menunjukkan gejala klinis maupun karakteristik. Tapi tahu-tahu trombosit menurun dan kalau tidak cepat ditolong, dapat menyebabkan kegagalan organ dan meninggal dunia," tegasnya.
Menkes juga menginformasikan bahwa sudah ada 11 kabupaten/kota di Indonesia berstatus kejadian luar biasa (KLB) akibat banyaknya pasien DBD meninggal dunia. Daerah itu antara lain yaitu: Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Kabupaten Gianyar dan Kota Denpasar, Provinsi Bali, serta Kabupaten Kaimana, Papua Barat.

Selain itu ada 4 kabupaten di Sulawesi Selatan yaitu Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Luwu Utara, Kabupaten Wajo serta Kabupaten Pangkep yang masuk kota berstatus KLB. [islamaktual/okezone]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top