Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) mengajak kader-kader KAMMI dan seluruh masyarakat Indonesia untuk merangkul para penderita LGBT agar dapat keluar dari lingkaran penyakit lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).
dr. Ni Nyoman Indira, Ketua Bidang Perempuan (BP PP KAMMI) menerangkan bahwa LGBT merupakan penyakit psikis, bukan fisik yang bisa disembuhkan. Tidak ada anak terlahir dengan gen LGBT. Namun polemik ini menimbulkan kesenjangan masyarakat akibat gangguan ketidaknormalan LGBT dan masyarakat tidak menerima.
“Dari segi kesehatan penderita LGBT lebih rentan terkena HIV/AIDS, hepatitis B, dan penyakit kelamin lainnya. Penyakit-penyakit itu bisa muncul sebab mukosa anus yang lebih rentan terjadi perlukaan atau pendarahan dibandingkan mukosa vagina. Sebab mukosa anus lebih rapuh,” terang dr. Indi yang sehari-hari bekerja di RSCM ini dikutip islampos.com, Rabu (27/1) kemarin.
Sementara itu, Ketua Bidang Seni dan Olahraga PP KAMMI M. Maulana S. A. menambahkan bahwa secara psikologis penderita LGBT ini berpotensi menimbulkan depresi akibat pengucilan dari masyarakat.
”LGBT itu sebuah aktivitas yang bertentangan dengan nilai dasar dan nilai luhur budaya bangsa Indonesia,” kata pemuda asal Bogor ini.

“LGBT bisa disembuhkan secara internal dan eksternal. Secara internal perlu kesadaran untuk sembuh dan kemauan untuk berubah. Secara eksternal butuh dukungan keluarga dan orang-orang sekitarnya agar keluar dari lingkungannya,” tutup Maulana. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top