Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Tragedi kembali terjadi di ibukota Indonesia, Jakarta. Ledakan bom dan serangkaian tembakan terjadi di sekitar Jalan MH. Thamrin Jakarta, di sekitar Sarinah.
Serangan bom oleh teroris ini dimulai pada pukul 10.55 WIB‎. Bom pertama merupakan bom lempar dimana para teoris melempar bom ke depan coffee shop Starbucks. Tidak lama setelah bom lempar meledak, terdengar ledakan kedua. Bom kedua merupakan bom bunuh diri yang terjadi di dekat Pos Polisi perempatan lampu merah Sarinah. Kedua ledakan tersebut langsung mendapat tindak lanjut dari Polda Metro Jaya dan Tim Densus.
Pada saat ledakan kedua terjadi, dua orang pelaku sempat melarikan diri ke arah Djakarta Teater. Sempat terjadi baku tembak antara polisi dan pelaku. Namun akhirnya dua pelaku berhasil dilumpuhkan. Dua pelaku tewas tertembak.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M. Iqbal mengatakan lima pelaku teror dalam peristiwa peledakan bom dan baku tembak di kawasan Sarinah, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, tewas.
"Lima pelaku meninggal dunia. Dua tewas karena bom bunuh diri. Tiga lainnya kami lumpuhkan dan akhirnya tewas," kata M. Iqbal, di Jalan Thamrin, Jakarta.
Sementara jumlah korban yang mengalami luka berat atau meninggal dunia menjadi 24 orang, dari sebelumnya berjumlah 17 orang korban. Dari 24 orang korban itu termasuk lima anggota kepolisian yang mengalami luka berat. "Korban meninggal dunia ada tujuh orang," katanya.
Sementara Wakapolri Komjen Budi Gunawan mengatakan saat ini kawasan Thamrin, Jakarta sudah aman. "Intinya keadaan sudah bisa kami kuasai dan amankan. Semua sudah steril. Saya harap tidak ada yang perlu dikuatirkan lagi," kata Budi Gunawan.

Pada Kamis, terjadi enam ledakan di kawasan Thamrin, yakni di gerai kopi Starbucks dan pos polisi Sarinah. Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso sempat mendatangi kawasan Sarinah untuk meninjau langsung lokasi peristiwa. [islamaktual/rol]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top