Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Mehmet Gormez, Kepala Kepresidenan Turki untuk Urusan Agama pada Kamis (15/10) kemarin memperingatkan Zionis Israel terhadap upaya mereka membagi kompleks Masjid Al-Aqsha di Yerusalem Timur antara Muslim dan Yahudi.
“Israel bertujuan melakukan pembagian temporal dan spasial di kompleks Al-Aqsha,” kata Gormez dikutip islampos.com. “Ini merupakan garis merah bagi setiap Muslim yang tinggal di wilayah tersebut.”
Dia menegaskan bahwa Direktorat urusan agama Turki, juga dikenal sebagai Diyanet Foundation, tidak akan pernah menerima pembagian seperti itu.
Sebelumnya pada tanggal 13 September, pecah bentrokan antara pasukan Zionis Israel dan Muslim Palestina setelah dengan sepihak pemerintah Israel menutup kompleks Masjid Al-Aqsha bagi pria Muslim di bawah 50 tahun.
Selama tiga hari berikutnya, polisi Zionis Israel menggunakan peluru karet, gas air mata dan granat kejut untuk membubarkan jamaah Muslim yang ada di dalamnya, sementara pemukim Yahudi ekstremis diizinkan masuk ke situs suci itu dalam jumlah besar.
Lebih lanjut Gormez menyatakan bahwa dunia Islam saat ini “dikelilingi oleh api” di mana banyak negara Muslim sekarang harus menderita karena aksi kekerasan dan ekstremisme.

Dia menghubungkan sebagian besar masalah ini atas pendudukan berkelanjutan Zionis Israel atas tanah Palestina, termasuk masjid Al-Aqsha. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top