Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Jamaah haji asal Indonesia yang meninggal akibat tragedi di Jalan 204, Mina semakin bertambah menjadi 59 orang. Untuk membantu proses identifikasi yang terkesan lambat tersebut, Pemerintah Indonesia melalui Markas Besar ‎Kepolisian Republik Indonesia, telah mengirimkan tim Disaster Victim Identification (DVI) ke Arab Saudi. Tim terdiri dari sebelas orang yang akan membantu Arab Saudi mengidentifikasi jenazah korban.
Mengenai bantuan dari tim DVI Mabes POLRI tersebut, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap hal tersebut bakal mempercepat ‎proses identifikasi korban yang masih berlangsung satu pekan pascakejadian. "Saya berharap ini akan mempercepat proses verifikasi dan identifikasi jamaah haji kita yang membutuhkan waktu untuk dikenali," kata dia di Madinatul Hujjaj, Jeddah, Arab Saudi, Kamis (1/10) kemarin dikutip republika.co.id.
Lukman juga menambahkan, keberadaan sebelas orang dari DVI Mabes Polri ini sesuai dengan permintaan Pemerintah Indonesia kepada Pemerintah Arab Saudi. Indonesia memang mengajukan diri untuk memberikan bantuan melakukan proses identifikasi. "Mereka (Arab Saudi) setuju melibatkan tim DVI kita," ujar Lukman.
Lebih lanjut politisi PPP ini mengatakan, tim DVI Mabes Polri berangkat dari tanah air menuju Arab Saudi pada Kamis ini. Mereka akan mendarat di Bandara King ‎Abdul Aziz Jeddah, Jumat (2/10).
Sebelas anggota tim DVI Mabes Polri ini merupakan anggota kepolisian yang memiliki kemampuan forensik dan identifikasi. "Mereka akan jadi bagian petugas Arab Saudi dalam proses identifikasi," kata Lukman.
Hingga Kamis dini hari, sebanyak 59 warga negara Indonesia, termasuk empat orang pekerja Indonesia yang bermukim di Arab Saudi, sudah teridentifikasi sebagai korban tragedi di Jalan 204, Mina. Sebanyak 74 orang juga belum kembali ke pemondokan sejak kejadian itu pada Kamis (24/9).
Proses pencarian masih terus dilakukan dengan melibatkan tiga tim. Tim pertama menelusuri bersama kelompok terbang yang melaporkan kehilangan.

Tim kedua menelusuri rumah sakit-rumah sakit. Tim ketiga melakukan proses identifikasi di Pemulasaraan Jenazah Al Muaisim. "‎Mudah-mudahan jumlah (korban) tidak bertambah dan bisa segera diketahui kabar yang belum kembali," ujar Lukman. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top