Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Sejak Arab Saudi dan sekutunya meluncurkan kampanye udara terhadap kelompok pemberontak Syiah Houthi di Yaman, dilaporkan lebih dari 2.000 warga sipil Yaman telah tewas sejak 26 Maret. Hal ini dinyatakan PBB dalam pernyataan resminya Selasa kemarin (1/9) di Jenewa, Swiss.
“Sejak eskalasi konflik bersenjata pada 26 Maret hingga 27 Agustus, kami telah mendokumentasikan sebanyak 6.631 korban sipil, termasuk 2.112 kematian warga sipil dan 4.519 terluka,” ungkap Cecile Pouilly, juru bicara lembaga hak asasi manusia PBB, Selasa kemarin..
Menurut PBB, selama dua minggu terakhir saja hampir 100 warga sipil tewas dan sejumlah orang terluka di dalam dan sekitar kota barat daya Taiz, yang telah menjadi ajang pertempuran terakhir antara Syiah Houthi dan pasukan yang setia kepada Presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi.
“Kami khawatir dengan peningkatan tajam jumlah korban sipil di Taiz dalam beberapa pekan terakhir, serta situasi kemanusiaan tidak bisa dipertahankan, ditambah lagi memburuknya penyumbatan rute pasokan ke kota Taiz oleh ‘Komite rakyat’ yang berafiliasi dengan Houthi,” kata Pouilly dikutip islampos.com.
Dia mendesak semua pihak yang terlibat dalam konflik untuk memungkinkan dan memudahkan masuknya bantuan kemanusiaan tanpa hambatan, laporAnadolu Agency.

Yaman memasuki masa kekacauan sejak September tahun lalu, ketika Syiah Houthi mulai masuk menguasai ibu kota Sanaa. Pada bulan April, milisi Syiah itu juga berhasil menguasai provinsi Aden di selatan Yaman. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top