Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Industri kreatif yang jadi salah satu sektor ekonomi unggulan nasional berharap agar Industri keuangan syariah bisa berperan di dalamnya. Lembaga keuangan syariah bisa memulainya melalui sinergi dengan induk.
Edi Setiadi, Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) 1 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau agar lembaga keuangan yang punyai anak usaha syariah ikut membantu pengembangan anak usaha syariahnya. Dengan segmentasi tertentu, hal itu bisa dilakukan, termasuk salah satunya sektor ekonomi kreatif.
''Baru saja diluncurkan kerjasama LPEI, asosiasi pembiayaan dan penjaminan dengan industri kreatif. Ini jadi pasar menarik. Sebab tidak sedikit masyarakat yang punya keinginan dibiayai skim syariah,'' ungkap Edi, Selasa (29/9) dikutip republika.co.id.
Edi menekankan harus dibangun sinergi antara induk dengan anak syariah. Induk memberi peluang bisnis bagi anak usahanya.
Ketua Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Assipindo) Diding S Anwar mengatakan, 16 sub-sektor industri kreatif ada juga yang sifatnya selaras dengan syariah. Penjaminan dan pembiayaan syariah, bisa masuk ke sana. Apalagi, mayoritas mereka adalah UMKM yang teruji ketahanannya.
Sementara, Ketua Bidang Kerja sama Antar Lembaga Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Asbisindo) Benny Witjaksono mengatakan, Asbisindo belum membahas soal pembiayaan industri kreatif karena itu masuk initial company (usaha yang baru berdiri) dan perbankan syariah terbentur ketentuan.
Usaha yang dibiayai bank syariah harus minimal dua tahun beroperasi. Sementara industri kreatif cenderung mengikuti tren, kecuali UMKM kuliner.
Industri kreatif menurut Benny butuh terobosan, walaupun menjanjikan tapi belum bisa masuk pembiayaan bank, karena bentuknya yang masih berupa ide dan belum teruji. Untuk hal itu bank tidak boleh membiayai karena menurut Benny terlalu spekulatif.

Jika sudah dijamin perusahaan penjaminan, bank baru bisa masuk. Perbankan memilih berhati-hati karena mereka mengelola uang masyarakat. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top