Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Di sela-sela diskusi publik “Menyikapi Satu Tahun Kepemimpinan Jokowi-JK” di Café Mandesa, Jakarta, Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Beni Pramula mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kerap membuat kegaduhan politik dengan memecah-belah kelompok mahasiswa dengan menggiring mahasiswa ke ranah pragmatis. Belum lama ini, sejumlah mahasiswa diundang ke istana. Ini upaya Jokowi membunuh kepribadian mahasiswa lanjutnya.
“Saya berharap, mahasiswa yang pernah diundang ke istana, agar segera bertobat, dan kembali pada khittah gerakan moral mahasiswa yang murni,” ungkap Beni dikutip islampos.com Kamis (9/9).
Menyikapi Satu Tahun Kepemimpinan Jokowi-JK, IMM berpandangan, indikator yang membuat mahasiswa geram terhadap pemerintahan Jokowi-JK adalah ketika Jokowi yang hendak merampingkan kabinetnya, sehingga APBN menjadi efesien. Tapi ternyata malah lebih besar dibanding kabinet sebelumnya. Jokowi juga berjani tidak akan bagi-bagi kekuasan, tapi yang dominan justru dari unsur elit politik, mengisi kabinetnya dari partai-partai yang mendukungnya.
“Mahasiswa sudah mengingatkan Jokowi untuk kembali apa yang dicita-citakan sejak enam bulan yang lalu. Janji Nawacita Jokowi yang mengumbar-umbar tentang ekonomi yang berdikari, mandiri, tanpa ketergantungan kepada asing, tapi buktinya, IMF datang ke Indonesia. Jokowi kemudian melepas harga BBM ke pasar. Inilah bagian dari neolib, tidak sesuai Nawacita yang dijanjikan. Nawacita pun menjadi duka cita bagi bangsa ini. Belakangan, banyak terjadi PHK, karena perusahaan yang bangkrut,” jelas Beni.

IMM bersama gerakan mahasiswa dan pemuda lainnya mengancam akan melakukan aksi tarik mandat setiap Jum’at di depan istana. “Kami akan terus konsolidasi untuk mengajak elemen mahasiswa lain untuk bergabung dalam Barisan Oposisi Nasional. Puncaknya, 30 September, mahasiswa akan bergerak mengepung istana, mendesak agar Jokowi-JK segera mundur,” tegas Beni. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top