Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Umat Kristiani seolah-olah tak henti bikin sensasi dan ketidaktenangan di tengah masyarakat Muslim Bogor. Setelah sebelumnya pernah heboh dengan kasus Gereja Yasmin, kali ini terjadi lagi di Bogor Tengah. Kasus kali ini adalah kebaktian jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Bogor Baru yang dianggap menyalahi peruntukan bangunan.
Kapolsek Bogor Tengah, Prasetyo, menyatakan bahwa kegiatan kebaktian jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Bogor Baru di bangunan kosong milik Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur Cilibende Bogor Tengah selama ini telah menyalahi aturan.
“Kegiatan yang ada di sekolah BPK Penabur memang peruntukannya untuk pendidikan, namun sejak beberapa waktu lalu dilaksanakan kebaktian,” kata Prasetyo di Cilibende, Ahad (27/9) kemarin dikutip islampos.com.
Karena itulah, kata Prasetyo, warga setempat merasa keberatan dengan kegiatan tersebut, dengan dasar aturan SKB rumah ibadah serta perda tentang alih fungsi bangunan. Oleh karenanya warga Cilibende melakukan protes lanjut Prasetyo melanjutkan.
Menurut Prasetyo, masalah ini adalah alih fungsi bangunan karena bukan peruntukannya, “Oleh karena itu permintaan dari warga akan kita tindak lanjuti kepada Muspida dan Pemkot. Kita akan akomodir permintaan warga,” jelasnya.
Prasetyo hadir di tengah-tengah aksi damai warga Cilibende yang melakukan protes atas kegiatan yang dianggap telah meresahkan itu.
Sementara itu, salah seorang warga Cilibende bernama Asep, mengungkapkan bahwa jemaat GKI yang melakukan kebaktian bukan warga setempat, Menurut keterangan Asep, di daerah sekitar kebaktian tidak ada jamaahnya dan disinyalir mereka semua pendatang. Lebih lanjut Asep menduga ini masih ada kaitannya dengan GKI Yasmin.
Menurut Asep, jemaat tersebut melanggar aturan SKB rumah ibadah dan Perda Pemkot Bogor tentang alih fungsi tanah dan bangunan. Oleh karena itu, warga meminta pemerintah kota Bogor menindak tegas kegiatan yang menyalahi aturan itu.

“Kita ingin semua ikuti aturan, jika hal itu dilakukan semua akan damai dan baik-baik saja tidak ada perselisihan,” tandas Asep. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top