Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Pengurusan izin mendirikan bangunan (IMB) untuk rumah ibadah di Bengkulu ditegaskan oleh Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Bengkulu tidak dipungut retribusi atau pajak.
"Sudah jelas dalam Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2012 menjelaskan bangunan milik pemerintah dan rumah ibadah tidak dibebankan biaya IMB atau gratis," kata Kepala BPPT Kota Bengkulu Erdiwan di Bengkulu, Sabtu (19/9) seperti dikutip republika.co.id.
Erdiwan mengeluarkan pernyataan itu terkait adanya laporan pengurusan IMB sebuah masjid di Bengkulu dikenai retribusi daerah.
Namun, kata dia, tidak seluruh penerbitan IMB dibebankan retribusi daerah. Hal tersebut perlu diketahui masyarakat demi menekan kesempatan bagi oknum yang memungut retribusi liar.
"Jenis tertentu dibayar, masuk ke pendapatan asli daerah (PAD), itu pun pembayarannya lewat bank," katanya.
Jika memang ada pegawai di lingkungan BPPT Kota Bengkulu yang melakukan pungutan liar, kata Erdiwan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas.
"Laporkan kepada kami, nanti akan kami tindak lanjuti," ucapnya.
Sementara itu, pengurus Masjid Al Amin Kota Bengkulu Yufirzan menerima informasi bahwa retribusi pengurusan IMB masjid tersebut mencapai Rp 23 juta.

"Kemarin ke BPPT, setelah dihitung ternyata Rp23 juta, luas lahan masjid 196 meter persegi, rencananya dibuat tiga lantai. Uang sebanyak itu, kami tidak punya. Mungkin kemarin salah komunikasi. Syukur dapat informasi lagi, ternyata gratis," ujarnya. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top