Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Tak salah Amerika Serikat dikenal sebagai negara Koboi. Koboi dikenal dengan tradisi tembak-menembaknya. Peristiwa penembakan 2 jurnalis beberapa waktu lalu menambah daftar hitam warga AS yang tewas akibat penembakan warga sipil. Kini, Amerika Serikat menjadi pemimpin global dalam insiden penembakan massal, dengan hampir sepertiga dari semua pembantaian terkait penembakan bersenjata dalam 50 tahun terakhir, sebuah studi terbaru menemukan.
Antara 1966 hingga 2012, ada 90 penembakan massal di Amerika Serikat dan merupakan 31 persen dari 292 serangan secara global untuk periode itu, menurut analisis dari Adam Lankford, seorang profesor peradilan pidana di University of Alabama.
Filipina, dengan 18 penembakan massal, menduduki urutan kedua, diikuti oleh Rusia dengan 15 penembakan, Yaman 11, dan Prancis 10 insiden, menurut penelitian ini.
“Selama beberapa dekade, masyarakat bertanya-tanya apakah sisi gelap dari eksepsionalisme Amerika adalah kecenderungan budaya kekerasan dan dalam beberapa tahun terakhir bentuk kekerasan dipandang sebagai hal unik penembakan massal di Amerika,” tulis Lankford.
Studi ini dipresentasikan pekan ini pada pertemuan tahunan American Sociological Association di Chicago, Illinois.
Studi ini menunjukkan tingkat kepemilikan senjata yang belum pernah terjadi sebelumnya, obsesi tidak sehat dengan ketenaran dan kegagalan untuk mencapai “American Dream” sebagai alasan utama mengapa AS memimpin dunia dalam penembakan massal.
Kegagalan sistem perawatan kesehatan AS untuk mengobati penyakit mental juga menjadi penyebab untuk insiden penembakan massal di Amerika, kata Lankford.
Analisis yang digunakan berasal dari data yang dikumpulkan FBI dan Departemen Kepolisian Kota New York (NYPD) pada insiden penembakan aktif di Amerika Serikat dan di seluruh dunia.

Ada sekitar 270 juta senjata api di rumah tangga sipil AS, tingkat kepemilikan senjata 88,8 persen per 100 orang, menurut survei pada tahun 2007. [islamaktual/islampos]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top