Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Carut marutnya pelaksanaan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di masyarakat, dan ditambah fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap pelaksanaan BPJS Kesehatan menimbulkan penilaian buuk terhadap pelaksana lapangan. BPJS disinyalir beberapa pihak hanya memikirkan profit (keuntungan) semata. BPJS dinilai belum mampu menyelaraskan fasilitas kesehatan bagi semua kalangan.
"Kencenderungannya masih mencari profit. Ada upaya-upaya baik di dalam maupun di luar gagalkan jaminan sosial secara sistematis," ungkap Pengamat Kebijakan Sosial Maftuchan di Jakarta, Minggu (9/8) kemarin dikutip okezone.com.
Menurutnya, sistem BPJS terbilang masih rumit lantaran transformasinya masih belum maksimal. Kondisi ini pun, tidak terlalu jauh berbeda dengan sebelumnya.
Maftuchan menilai bahwa implementasi BPJS memang masih sedikit rumit, hal ini karena tranformasinya setengah hati. Sehingga, diperlukan perbaikan yang maksimal agar pemberlakuan pelayanan kesehatan bagi masyarakat itu dapat berjalan dengan baik.

"Tidak sesuai semangat jaminan sosial nasional. Tranformasi yang terjadi enggak mengubur budaya tradisi hal-hal yang sebelumnya berjalan," imbuhhnya. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top