Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Melemahnya nilai rupiah terhadap dollar Amerika menjadi efek domino bagi keadaan ekonomi Indonesia. Salah satu kondisi ekonomi yang bergejolak akibat melemahnya nilai tukar rupiah adalah makin dinamisnya masalah pada kaum buruh. Hal itu disampaikan Iwan Kusmawan, Ketua DPP Serikat Pekerja Nasional (SPN).
Menurut Iwan, banyak masalah yang disuarakan buruh di sejumlah  daerah akibat merosotnya nilai rupiah menembus angka 14.000 per dollar Amerika. Dampak yang dirasakan para buruh ini terjadi baik langsung maupun tidak langsung.
"Persoalan yang dihadapi para buruh yang tergabung dalam SPN tak hanya PHK," kata Iwan dikutip republika.co.id, Sabtu (29/8).
Iwan mencontohkan peliknya masalah pembatalan ekspansi sebuah perusahaan yang ada di Kota Pekalongan. Awalnya, perusahaan itu berencana akan menampung 500 orang tenaga kerja di grup perusahaan baru.
Namun, melemahnya rupiah membatalkan rencana itu. Perusahaan tidak jadi melebarkan sayap karena tidak mampu memenuhi biaya operasional pabrik.
"Teman-teman yang sudah dipersiapkan untuk bekerja di perusahaan tadi kini tidak dapat melakukan aktivitas apapun," ujarnya.
Selain itu, Iwan mengungkapkan adanya beberapa perusahaan di sejumlah daerah sudah mengurangi hari dan jam kerja, bahkan merumahkan karyawan. Pasalnya, mereka kesulitan membeli bahan baku yang diimpor dari luar negeri.
"Kami harap masalah ini benar-benar menjadi perhatian pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah," tegas Iwan.

Iwan menginformasikan, terdapat 389.000 buruh anggota SPN yang tersebar di 11 provinsi seluruh Indonesia. Pada tanggal 1 September mendatang, 10.000 buruh yang tergabung dalam SPN dan sejumlah aliansi/serikat buruh lain berencana melakukan aksi demo besar-besaran se-Jabodetabek. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top