Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Setelah sebelumnya sempat terdengar kabar reshuffle Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rabu (12/8) kemarin Jokowi resmi melantik menteri baru menggantikan menteri lama. Reshuffle kali ini ‘memakan korban’ enam orang menteri Kabinet Kerja awal Jokowi.
Upacara pengucapan sumpah jabatan di Istana negara dilaksanakan tepat pada pukul 13.45. Acara tersebut juga langsung dihadiri oleh Jokowi yang juga didampingi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Dikutip dari okezone.com, Menteri strategis yang diganti antara lain Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno, Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto, Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Sofyan Djalil.
Adapun pengganti Andi yakni politisi PDI Perjuangan Pramono Anung. Kemudian Luhut Binsar Panjaitan yang sebelumnya menjabat Kepala Staf Kepresidenan kini menjabat Menko Polhukam menggantikan Tedjo.
Sementara Sofyan Djalil posisinya digantikan Darmin Nasution sebagai Menko Perekonomian, Rizal Ramli menempati posisi baru sebagai Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman.
Sedangkan Sofyan Djalil diplot menjadi Menteri Negara Perencanaan Pembangunan/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Thomas T Lembong menjabat sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Rachmat Gobel. Thomas sebelumnya pernah menjabat sebagai Senior VP di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).
Yang menarik dari reshuffle kali ini adalah Presiden Jokowi juga merombak formasi menteri bidang ekonomi. Empat menteri bidang ekonomi tersebut di antaranya adalah :
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dijabat oleh Darmin Nasution menggantikan Sofyan Djalil
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dijabat oleh Rizal Ramli menggantikan Indroyono Soesilo
  • Menteri Perdagangan dijabat oleh Thomas Limbong menggantikan Rachmat Gobel.
  • Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas dijabat oleh Sofyan Djalil menggantikan Andrinof Chaniago
Keempat menteri tersebut diganti ditengarai lantaran semakin terpuruknya kondisi sektor perekonomian makro Indonesia yang ditandai dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top