Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Peristiwa pemaksaan ajaran agama terjadi pada anak usia sekolah di Kenya. Dilaporkan bahwa pelajar muslim di SMA khusus putri di Mombasa County dipaksa untuk menghadiri layanan gereja Kristen. Hal ini memancing kemarahan para pemimpin Muslim di Kenya untuk menyuarakan penolakan terhadap peristiwa pemaksaan tersebut.
Dikutip dari islampos.com, siswi Muslim di SMA khusus putri Bura mengatakan mereka dipaksa menghadiri layanan gereja Kristen di sekolah tersebut. Hal ini merupakan pelanggaran atas hak konstitusional mereka untuk kebebasan beribadah ujar para pemimpin Muslim Kenya.
Abdulswamad Nassir, seorang anggota parlemen untuk konstituen di mana sekolah itu berada, mengatakan ia telah menerima beberapa laporan dari para orang tua terkait masalah ini.
“Orang tua dan para siswi telah mengunjungi kantor saya untuk menyampaikan protes mereka,” ujar Nassir. “Mereka telah menjelaskan kepada saya bagaimana saat ini secara berlahan kehilangan hak beragama mereka.”
“Mereka mengatakan bahwa di sekolah, para siswi Muslim kami dipaksa untuk menghadiri layanan gereja,” tambah anggota parlemen tersebut.
Di tempat lain, Aden Bare Duale, pemimpin mayoritas di majelis nasional Kenya, berjanji akan mengangkat masalah ini kepada Menteri Pendidikan Jacob Kaimenyi.
“Saya akan memberitahu Prof. Kaimenyi tentang adanya laporan itu,” ujar Duale.
Duale juga menambahkan akan mengatakan kepada menteri Pendidikan bahwa guru di sekolah itu telah merusak keharmonisan warga Kenya – di mana umat Islam dan Kristen, suku-suku serta agama-agama lain, dari dahulu bersatu.
“Bahkan di Sekolah Sheikh Khalifa, tidak ada siswa Kristen yang dipaksa untuk memasuki masjid,” Duale menambahkan, merujuk pada sekolah Muslim di pantai Kenya yang memiliki murid Muslim dan Kristen.

Menurut laporan, 40 siswi Muslim dihentikan dari sekolah pekan lalu karena tidak menghadiri layanan mingguan gereja. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top