Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Bendahara PP Muhammadiyah, Dr. Anwar Abbas, M.Ag menegaskan bahwa LGBT (Lesbian-Gay-Biseksual- Transeksual) bukan hak asasi, melainkan penyakit. Penyakit ini bisa disembuhkan dengan tekad dan kemauan dari orang yang bersangkutan. Hal ini ditegaskan Anwar menanggapi disahkannya Undang-Undang Perkawinan Sejenis oleh Mahkamah Agung Amerika Serikat beberapa waktu lalu.
“Ini penyimpangan terhadap ajaran agama atau hukum alam. Negara harus ikut membantu mengarahkan agar orientasi seksual mereka kembali ke sunnatullah,” papar Anwar Abbas dikutip republika.co.id, Ahad (28/6) kemarin.
Lebih lanjut Anwar menyatakan, manusia bisa saja menentang hukum alam. Misalnya, manusia akan merasa lapar setelah sekian jam tidak makan. Manusia bisa memilih untuk tidak makan, tapi konsekuensinya akan sakit. Demikian pula dengan hukum alam, sambung Anwar.
Agar tidak sakit, manusia harus tahu hukum alam. Laki-laki hanya bisa membangun keluarga dengan perempuan, tidak bisa dengan sesama laki-laki. Jika penyimpangan terhadap hukum alam itu dibiarkan, akan muncul siksa Tuhan.
Pengamat dunia Islam ini juga menambahkan, masyarakat yang tidak melakukan pun dapat terkena dampak penyimpangan tersebut. Entah dalam bentuk penyakit menular, kerusakan tatanan sosial, dan sebagainya. Pelajaran itu telah disampaikan Alquran dalam kisah Luth.
Menurutnya, kalau ada orang yang berperilaku seperti itu, negara harus turun mendampingi mereka. LGBT bisa disembuhkan asal ada tekad dan usaha dari yang bersangkutan. Anwar pun menyebutkan beberapa sosok yang berhasil sembuh dari penyimpangan ini.

“Gay itu penyakit. Karena itu jangan ditolerir, tapi harus diobati. Bukannya melegalkan keinginan mereka, tapi kita berupaya mengarahkan orientasi seksual mereka,” kata Anwar Abbas. [islamaktal]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top