Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Pemerintah Qatar berkomitmen membantu Indonesia secara keuangan untuk mengatasi masalah pengungsi Rohingya yang sedang terjadi di Asia Tenggara. Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi lewat keterangan pers Kemlu RI yang diterima di Jakarta, Jumat (29/5) malam.
Komitmen bantuan dari pemerintah Qatar itu disampaikan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad bin Khalifa Al Thani kepada Menlu RI saat melakukan kunjungan kehormatan ke Doha, Qatar pada Kamis (28/5) lalu. Kunjungan itu sendiri merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Menlu RI ke negara Teluk dan Timur Tengah untuk membuka hubungan Indonesia dengan negara-negara di kawasan tersebut.
Secara khusus, pada kunjungan itu Menlu Retno menyampaikan perkembangan masalah "irregular migrants" yang sedang terjadi di Asia tenggara, khususnya terkait langkah Indonesia untuk memberikan bantuan kemanusian bagi para pengungsi Rohingya serta penanganan korban penyelundupan manusia.
Menanggapi hal itu, Emir Qatar berjanji memberikan bantuan sebesar 50 juta dolar AS untuk pembuatan tempat penampungan di Indonesia. Emir Qatar juga menyampaikan rasa prihatin terhadap nasib para pengungsi dari etnis Rohingya. Pemerintah Qatar berkomitmen untuk memberikan dukungan serta mengharapkan agar Indonesia dapat memfasilitasi penyelesaian masalah Rohingya.
Bahkan sebelumnya dikutip dari republika.co.id, Indonesia mendapat dukungan penuh dari beberapa negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk mengatasi masalah "irregular migrant", terutama yang berhubungan dengan para pengungsi Rohingya.
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dalam Pertemuan Menlu OKI ke-42 secara khusus menyampaikan situasi darurat kemanusiaan di kawasan Asia Tenggara terkait dengan "irregular migrant" Rohingya dan Bangladesh.
Pada kesempatan itu, Menlu Retno mendorong negara-negara OKI agar menunjukan kepemimpinannya dalam membantu mengatasi masalah kemanusian terkait dengan "irregular migrant".

Menlu Retno menyampaikan langkah yang telah diambil oleh Indonesia dan Malaysia sebagai dua negara berpenduduk mayoritas Islam dalam mengatasi masalah kemanusiaan internasional tersebut. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top