Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Pada Rabu (29/4) lalu, Pangeran Muqrin bin Abdul Aziz resmi memberikan baiatnya kepada Pangeran Muhammad bin Nayif.  Prosesi ini merupakan upacara pengangkatan Pangeran Muhammad bin Nayif senagai putra mahkota, setelah sebelumnya Pangeran Muqrin bin Abdul Aziz mengundurkan diri.
Prosesi baiat (sumpah setia) terhadap dua putra mahkota ini sendiri berlangsung berlangsung khidmat. Pangeran Muqrin bin Abdul Aziz nampak dengan wajah yang ceria memberikan baiatnya kepada pangeran Muhammad bin Nayif.
Prosesi ini dihadiri oleh seluruh keluarga kerajaan, ulama serta masyarakat umum. Pemandangan ini juga mematahkan opini negatif yang dihembuskan oleh para haters selama ini seputar pengunduran diri Pangeran Muqrin sebagai putra mahkota.
Dikutip hidayatullah.com, pengangkatan Pangeran Muhammad bin Nayif oleh dewan baiat sebagai putra mahkota oleh sejumlah pakar dinilai sebagai angin segar bagi kaum konservatif. Karena hampir dipastikan tak ada lagi ruang gerak bagi gerakan Shafawi (Syiah) dan kaum liberal di seantero Kerajaan Arab Saudi.
Pangeran Muhammad bin Nayif seperti diketahui memang mewarisi sikap politik sang ayah Nayif bin Abdul Aziz yang terkenal sangat konservatif.
Muhammad bin Nayif juga dikenal sangat dekat dengan ulama sehingga dianggap sebagai musuh utama kaum liberal, Syiah dan khawarij.
Banyak pengamat yang menilai bahwa langkah Raja Salman dan majelis baiat yang terdiri dari anggota keluarga Saud sangat tepat.
Para pengamat menyatakan bahwa pengunduran diri pangeran Muqrin yang merupakan calon raja terakhir dari putra Raja Abdul Aziz juga dinilai sebagai keputusan yang berani. Keputusan yang diambil Pangeran Muqrin ini didasarkan pada pertimbangan usianya yang tak lagi muda ditambah dengan kesehatan beliau yang kurang baik. Pengunduran dirinya sekaligus mempercepat proses pemindahan pemerintahan kepada generasi kedua keluarga Suud.
Anwar Asyiqy, Direktur Pusat Studi Strategi Politik dan hukum Timur Tengah menyatakan, “Pengangkatan Pangeran Muhammad bin Nayif setelah pengunduran diri Pangeran Muqrin sebagai putra mahkota tentunya sudah dipikirkan matang-matang oleh dewan baiat yang terdiri dari anggota keluarga Suud. Pemilihan ini tidak serampangan. Karena menyangkut kelangsungan pemerintahan.”

Setelah prosesi baiat selesai, Raja Salman beserta kedua pangeran pergi mengunjungi kediaman Pangeran Muqrin bin Abdul Aziz. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top