Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Kasus kontes kartun Nabi yang diselenggarakan di Texas serta menimbulkan aksi penembakan mendapat tanggapan dari Pemerintah Indonesia. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan kontes kartun Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di Texas, merupakan bukti intoleransi non-muslim terhadap keyakinan umat Islam.
“Maka dari itu, kami meminta nonmuslim untuk memahami Nabi Muhammad tidak boleh divisualisasikan dengan apapun seperti lewat kontes kartun,” kata Lukman Selasa (5/5) lalu dikutip hidayatullah.com.
Menag mengatakan dalam keyakinan umat Islam, Nabi Muhammad seorang yang maksum, yaitu pribadi yang terpelihara atau terbebas dari dosa dan kesalahan.
Oleh karenanya, Nabi Muhammad tidak akan mungkin digambarkan dengan apapun lanjut Lukman. Lebih lanjut, Rasulullah tidak boleh divisualisasikan dengan alasan menghormati nabi.
Umat Islam menurut Lukman memiliki keyakinan untuk tidak memvisualisasikan sosok rasul karena khawatir sebaik apapun gambar terhadap rasul itu tentu tidak bisa secara penuh menggambarkan sosok beliau yang maksum, terjaga dan sangat menjadi dambaan umat Islam.
Lukman meminta umat non -Muslim agar memahami sekaligus menghormati keyakinan umat Islam. Pelaksanaan kontes visualisasi kartun rasul di mata umat Islam menurut dia sangat tidak tepat.
“Memang kita punya hak mengekspresikan diri. Tapi tidak ada kebebasan tanpa batas. Kebebasan itu dibatasi dengan kewajiban kita menghormati orang lain,” kata dia.
Sementara itu, Lukman juga meminta umat Islam untuk bertenggang rasa terhadap umat nonmuslim yang belum mengetahui arti maksum seorang Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam. Dengan begitu, tidak ada aksi kekerasan dari umat Muslim.
“Muslim agar tidak terprovokasi berlebihan atas kegiatan itu dengan kekerasan. Hal itu bukanlah ajaran Islam,” kata Lukman.

kalaupun umat Islam ingin melakukan protes terhadap kegiatan semacam itu, kata Lukman, itu bisa dilakukan dengan cara yang lebih santun. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top