Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Banyak selebaran-selebaran yang diedarkan untuk menyebarkan tipuan kepada umat Islam. Di antaranya selebaran berjudul “Rahasia Jalan Yang Lurus”, “Misteri Jalan Yang Lurus”, “Stop, Siapakah Yang Bernama Allah Itu”, dan lain-lain.
Tidak ketinggalan pula SMS gelap yang datang dari orangorang yang tidak berani berdialog face to face. Semuanya mengajak kepada umat Islam untuk meyakini YESUS ADALAH TUHAN. Salah satu contohnya SMS berikut ini:
Mau Tahu Yesus itu Tuhan? Gampang!
  1. Undang Yesus bertahta dalam hatimu, maka dia akan tunjukkan kepadamu bahwa dia Tuhan.
  2. Coba usir setan, sembuhkan orang sakit dalam nama siapapun yang pernah ada dalam dunia ini, kemudian coba dalam nama Yesus Tuhan.
  3. Tuhan tidak dapat diperdebatkan karena Dia Pencipta, kita manusia ciptaan-Nya, bagai vas bunga tidak dapat menceritakan si pembuat vas bunga itu sendiri.
  4. Undang Roh Kudus masuk ke dalam hatimu karena Roh itu sendiri yang kenal siapa itu Tuhan Yesus.
Selamat Mengenal Yesus Tuhan, YLU (Yesus Love You)
Pernyataan di atas pada dasarnya sudah pernah direspon oleh H. Insan LS. Mokoginta agar umat Islam tidak terjebak dalam tipu daya semacam itu. Namun demikian, disini kami mengutip sekaligus menambahkan beberapa penjelasan sebagai berikut:
Penjelasan No. 1
Kita umat Islam tidak perlu mengundang Yesus masuk dan bertahta dalam hati, karena semua umat Islam beriman kepada semua Nabi, dari Nabi Adam sampai Muhammad SAW, termasuk Yesus atau Isa alaihissalaam, karena beliau termasuk nabi yang dimuliakan. Dan tidak sempurna iman seorang Islam jika tidak mengimani kerasulan Isa a.s. Bahkan, jika ada orang Islam yang tidak beriman kepada Nabi Isa a.s, maka gugurlah ke-Islamannya.
Jika menelusuri ajaran Nabi Isa a.s yang sebenarnya justru umat Islamlah yang lebih benar dalam mengimani siapa Isa a.s atau Yesus itu sendiri, ketimbang umat Kristen. Tapi iman umat Islam kepadanya hanyalah sebatas beliau sebagai seorang hamba, nabi dan Rasul Allah, bukan Tuhan! Buktinya dalam Injil, Yesus sendiri bersaksi bahwa satu-satunya yang benar yaitu Allah SwT dan dia hanyalah utusan-Nya.
Yesus bersabda: “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.” (Yohannes 17:3)
Yesus berkata: “Benar, benar, Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi daripada tuannya; ataupun seorang utusan daripada dia yang mengutusnya.” (Yohannes 13:16)
Ayat tersebut adalah kesaksian Yesus! Nah, bagaimana dengan kesaksian Tuhannya Yesus yaitu Allah SwT menurut Alkitab?
Beritahukanlah dan kemukakanlah alasanmu, ya, biarlah mereka berunding bersama-sama: Siapakah yang mengabarkan hal ini dari zaman purbakala, dan memberitahukannya dari sejak dahulu? Bukankah Aku, TUHAN? Tidak ada yang lain, tidak ada Allah selain dari pada-Ku! Allah yang adil dan juru selamat, tidak ada yang lain kecuali Aku!” (Yesaya 45:21)
Pengakuan Yesus dan Tuhannya Yesus (Allah Subhanahu wa Ta’ala) pada dua ayat tersebut, sangat jelas membuktikan bahwa Yesus bukan Tuhan, satu-satunya yang benar yaitu Allah Subahanu wa Ta’ala, dan juru selamat seluruh umat manusia hanyalah Allah.
Penjelasan No. 2
Mengusir setan dan menyembuhkan penyakit dalam nama Yesus, memang tertulis dalam Injil Markus 16:17-18, namun sebenarnya ayat tersebut hanyalah ayat tambahan sebab tidak terdapat dslam manuskrip kuno. Hal ini diakui oleh Kitab Suci Perjanjian Baru dengan pengantar dan catatan singkat, percetakan Arnoldus Ende, hal. 133, pada footnote:
Bagian akhir Mrk, ay 9-20, bercerita mengenai penampakan-penampakan Yesus. Ini memang termasuk dalam kitab suci, tetapi agaknya tidak termasuk Injil Markus yang asli. Mungkin tidak lama setelah Mrk terbit bagian penutup ini dimasukkan sebagai pengganti bagian penutup lain.”
Kalau Yesus (Isa a.s) bisa mengusir setan dan menyembuhkan penyakit, itu merupakan mukjizat beliau, yang dilakukan atas seizin Allah, untuk membuktikan kepada Bani Israil bahwa dia seorang nabi/rasul Allah, bukan Tuhan!
Jadi yang hebat bukan Yesus, tapi Allah SwT, sebab yang membuat setan lari dan menyembuhkan penyakit bukan Yesus, tapi Tuhannya Yesus, yaitu Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hal ini terbukti dengan Yesus selalu berdo’a memohon kepada Tuhan.
Lalu katanya (Yesus) kepada mereka: “Hatiku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah disini dan berjaga-jagalah dengan aku.” Maka Ia (Yesus) maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, katanya: “Ya bapaku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari padaku, tetapi janganlah seperti yang kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26:38-39)
Do’a Yesus tersebut, membuktikan bahwa dia bukan Tuhan, sebab: 1. Setiap yang hatinya sedih dan terasa seperti mau mati, pasti bukan Tuhan; 2. Yesus sedih dan seperti mau mati rasanya, berarti Yesus bukan Tuhan; 3. Setiap yang tidak bisa menuruti kehendaknya, pasti bukan Tuhan; 4. Yesus tidak bisa menuruti kehendaknya, berarti Yesus bukan Tuhan; 5. Setiap yang sujud dan berdoa kepada Tuhan, pasti bukan Tuhan; 6. Yesus sujud dan berdoa kepada Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan.
Penjelasan No. 3
Dalam SMS tersebut dikatakan kita manusia ciptaan-Nya, bagai vas bunga tidak dapat menceritakan si pembuat vas bunga itu sendiri.
Nah, karena Yesus diciptakan, berarti Yesus tidak bisa disamakan dengan penciptanya yaitu Allah. Jika demikian seharusnya umat Kristen tidak menuhankan dan menyamakan Yesus dengan Allah. Menyamakan Yesus dengan Allah jelas salah dan ini perbuatan dosa. Dalam Alkitab Allah melarang umat manusia menyamakan Dia (Tuhan) dengan lainnya.
Kepada siapakah kamu hendak menyamakan Aku, hendak membandingkan dan meng-umpamakan Aku, sehingga kami sama?” (Yesaya 46:5)
Penjelasan No. 4
Umat Islam yakin Roh Kudus adalah malaikat Jibril. Kalau malaikat yang memberikan kesaksian siapa Yesus (Isa a.s) yang sebenarnya, itu pasti benar, karena tidak mungkin malaikat berbohong. Sebab menurut al-Qur’an, malaikat adalah makhluk Allah yang suci, tidak berdosa, tunduk dan patuh kepada semua perintah-Nya. Menurut malaikat yang membawa wahyu Allah dalam al-Qur’an, nabi Isa a.s (Yesus) hanyalah seorang manusia biasa, bukan Tuhan. Hal ini diterangkan dengan jelas, baik dalam al-Qur’an maupun Alkitab.
Dalam al-Qur’an:
Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?” Isa menjawab: “Maha Seuci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku. Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib.” (QS. al-Maidah : 116).
Dalam Alkitab:
Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.” (Markus 12:29)
Yesus bersabda: “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.” (Yohanes 17:3).

Dari wahyu Allah yang disampaikan oleh malaikat, jelas bahwa Isa a.s (Yesus) bukan Tuhan dan dia tidak pernah mengatakan kepada umatnya bahwa dia Tuhan. Karena umat Islam tidak menuhankan Yesus, melainkan menjadikan Tuhan satu-satunya Allah yang benar, dan Yesus hanya sebagai utusan-Nya, berarti umat Islamlah yang mengikuti firman Allah dan sabda Yesus. Jadi Islamlah sesungguhnya Jalan Lurus itu. Wallahu a’lam. [islamaktual/tabligh]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

2 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Coba lihat kesaksian melihat yesus di youtube. Orang-orang yang murtad karena melihat yesus dalam wujud seperti yang tertulis di alkitab.
    Matius 17:2 (TB) Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.

    http://www.bibleforandroid.com/v/d6046649c898

    ReplyDelete

Visit Us


Top