Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2015 tentang fasilitas tunjangan uang muka pembelian mobil pejabat negara yang ditandatangani Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) menuai kritik dari berbagai kalangan.
Kebijakan Jokowi meneken Perpres yang berisi kenaikan fasilitas tunjangan uang muka untuk pembelian mobil perorangan dari sebelumnya Rp 116 juta menjadi Rp 210 juta dinilai kontra-produktif dengan program Jokowi yang akan melakukan penghematan anggaran. Karena  dana Perpres tersebut diambil dari APBN.
Sedangkan di lain pihak, pemerintahan Jokowi malah menaikkan harga BBM serta gas elpiji 12 kg. Hal ini diperkirakan akan menaikkan inflasi dan menambah jumlah rakyat miskin di Indonesia.
Yayat Supriatna, pengamat kebijakan publik Trisakti menyatakan bahwa fasilitas mewah pejabat negara tersebut akan membuat masyarakat miskin makin sengsara dan harus menanggung akibatnya.
Pasalnya, pemberian fasilitas untuk pejabat ini tidak dibarengi dengan kesejahteraan masyarakat. Justru sebaliknya, kata Yayat, masyarakat yang harus menanggung tekanannya dengan kenaikan harga BBM, tarif dasar listrik, kenaikan kebutuhan pokok sampai kenaikan harga fasilitas kendaraan umum.

"Perpres ini munculnya tak tepat dengan kondisi masyarakat sekarang," ujarnya seperti dikutip republika.co.id. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top