Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Hakim Pengadilan Tinggi negara bagian Carolina Utara AS, Orlando Hudson Jr menyatakan pada Senin (6/4), bahwa Craig Stephen Hicks, pelaku pembunuhan 3 siswa muslim Februari lalu dapat dijatuhi hukuman mati setelah mendengarkan bukti dalam kasus tersebut.
Sang pelaku, Craig Hicks, didakwa atas tiga pembunuhan tingkat pertama dalam penembakan pasangan yang baru menikah serta seorang siswi, adik dari pengantin wanita tersebut di Chapel Hill.
Dugaan awal polisi setempat, kasus penembakan ini didasari ceksok lama lahan parkir di kondominium kompleks Chapel Hill di mana dia tinggal di gedung yang sama dengan para korban.
Sementara, keluarga korban bersikeras bahwa aksi pembunuhan Craig ini didasari oleh kebencian kepada muslim, hal ini didasari oleh latar belakang pelaku yang atheis dan membenci agama-agama.
FBI dan otoritas lokal sedang melakukan "penyelidikan awal paralel" untuk menyelidiki pembunuhan ini dalam menentukan apakah ada undang-undang federal yang dilanggar oleh pelaku, termasuk undang-undang kejahatan rasial. Jika terbukti, dakwaan terhadap Craig dapat bertambah.
“Pembunuhan tingkat pertama ini akan menjadi fokus kami terlebih dahulu,” ujar Roger Echols, Jaksa wilayah Durham County seperti dikutip .

Seperti diketahui sebelumnya, Pembunuhan sadis terjadi pada tiga orang keluarga muda Muslim di Chapel Hill, North Carolina, Amerika Serikat pada Februari lalu. Deah Barakat (23) dan Yusor Abu-Salha (21) pasangan muda suami istri dan Razan Abu-Salha (19) ditemukan tewas dengan luka tembak di rumah mereka. Tersangka pelaku adalah tetangganya sendiri, Craig Stephen Hicks (46) yang merupakan seorang ateis.[islamaktual/ib.times.co.uk]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top