Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Ajang Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung dimanfaatkan oleh Palestina untuk mendapat dukungan nyata negara-negara Asia-Afrika termasuk Indonesia. Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah menyatakan berharap dukungan nyata dari Indonesia dan negara Asia-Afrika untuk segera memperoleh kemerdekaan dan diakui sebagai negara yang berdaulat.
Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Hamdallah dalam konferensi pers di Balai Sidang Jakarta, Selasa (21/4) kemarin. Menurutnya Palestina menghargai dan mengapresiasi solidaritas politik dari Asia Afrika, namun saat ini yang terpenting adalah dukungan nyata bagi kemerdekaan negara tersebut.
"Hal yang terpenting bagi kami adalah dukungan nyata," ujar Hamdallah dikutip republika.co.id.
Pengakuan status Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat menurut Hamdallah adalah salah satu dukungan konkret yang dapat diberikan oleh negara-negara Asia Afrika dengan segera.
Bentuk pengakuan tersebut kemudian juga dapat dibuktikan dengan membuka perwakilan diplomatik di negara Asia-Afrika. Perwakilan tersebut untuk mempermudah hubungan bilateral Palestina sebagai negara yang berdaulat dengan negara-negara lain.
"Kami mengharapkan negara-negara Asia Afrika untuk membuka kedutaan besar atau konsulat di Palestina untuk menjalin hubungan politik dan ekonomi," kata Hamdallah.
Selama 48 tahun pendudukan Israel di tanah Palestina, sudah lebih dari cukup untuk membuat bangsa Palestina menderita dan menjadi negara yang paling lama terjajah pada abad 21 tegas Hamdallah.
"Palestina juga menjadi satu-satunya negara yang masih belum merdeka sejak KAA 1955," kata dia.

Oleh karena itu, menurut Hamdallah dengan komitmen kuat dari semua mitra Asia-Afrika untuk membantu Palestina, maka Palestina bisa mendapatkan kemerdekaan dan mencapai solusi dua negara, berdampingan dengan Israel, dan Jerusalem sebagai Ibu Kota Palestina. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top