Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Bank Indonesia pada Senin (30/3) lalu.
Usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut, Ketua DSN KH Ma'ruf Amin mengatakan, dana sosial umat yang ditempatkan di bank syariah dan belum akan digunakan, bisa jadi salah satu sumber likuiditas bagi perbankan syariah. Akan tetapi karena tak boleh habis, dana sosial umat seperti wakaf berupa dana yang belum akan digunakan dan ditempatkan di bank syariah bisa dijadika dana murah usaha bank dengan akad mudharabah. Sehingga dana tidak diam tapi produktif dan bisa memberi bagi hasil.
''Pola ini akan membantu mendorong pertumbuhan LKS juga dan sekaligus memberi manfaat lebih besar atas dana wakaf karena ada tambahan dari hasil usaha yang bisa mempercepat pengentasan kemiskinan,'' tutur Kiai Ma'ruf seperti dikutip republika.co.id.
Sementara, Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) KH Didin Hafidhuddin mengungkapkan belum ada pembicaraan lebih lanjut mengenai kemungkinan dana sosial termasuk zakat digunakan sebagai dana murah di perbankan syariah. Kalau pun mau, karena dana harus diberikan kepada mustahik, zakat dijadikan agunan.
''Kelompok miskin yang punya usaha tapi belum bisa berbank, bisa diberi pembiayaan oleh bank dengan jaminan dana zakat,'' ujar Kiai Didin.

Zakat juga bisa untuk mereka yang tidak bisa membayar utang di bank. Karena itu pengumpulan dana zakat harus diarahkan melalui lembaga. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top