Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Setelah sempat dikabarkan bahwa April 2015 iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan naik, dipastikan rencana itu tidak terjadi tahun 2015 ini. Hal itu disampaikan Fadjrianur, Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan terkait rencana pemerintah yang hendak menaikkan iuran BPJS Kesehatan.
"Tentang iuran ini yang pasti pada 2015 ini nggak ada terjadi kenaikan iuran," ujar Fadjri di Jakarta, Ahad (5/4) kemarin.
Akan tetapi, meski tak jadi naik pada tahun ini, akan ada review mengenai iuran BPJS Kesehatan 2015 untuk menjadi acuan 2016. Hal ini karena kemungkinan iuran BPJS Kesehatan akan dinaikkan pada 2016.
Sepanjang pelaksanaan BPJS Kesehatan setahun ini terjadi defisit antara jaminan sosial dengan jumlah iuran masyarakat. Menurut Fadjrianur, jumlah masyarakat yang menggunakan BPJS Kesehatan telah melampaui target. Pemerintah saat mencanangkan BPJS tahun lalu, memperkirakan pengguna BPJS sebanyak 121 juta orang, akan tetapi saat ini yang tercatat menggunakannya mencapai 140 juta pengguna.
"Ini kan memang tahun pertama. Peluang untuk menyusun iuran tahun sebelumnya belum ada satu database yang kuat, hanya berdasarkan kajian akademis dan melihat kemampuan fiskal negara. Ini kemudian dari pengalaman  setahun 2014 ini dan 2015 menjadi database untuk pemerintah melakukan evaluasi," terang Fadjri.
Ia juga menambahkan walau terjadi kenaikan jumlah masyarakat yang menggunakan BPJS dibandingkan dengan layanan yang disediakan, hal itu tidak akan mengurangi pelayanan BPJS setahun ke depan. Menurutnya, semakin banyak minat pengguna BPJS Kesehatan akan berdampak pada pelayanan yang diberikan.
"Karena semakin banyak yang ikut akan terjadi subsidi silang yang bagus," katanya.

Ia mengakui saat ini masih ada tunggakan pembayaran BPJS Kesehatan mulai dari pemerintah daerah, pengguna biasa hingga perusahaan. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top