Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Laporan yang dipublikasikan Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan bahwa institusi keuangan Islam disebut terbukti tahan atas tekanan krisis keuangan global. Hal itu menurut IMF kontras dengan keadaan lembaga keuangan konvensional. Dengan laporan ini IMF memprediksi bahwa keuangan Islam berpotensi meningkatkan inklusi keuangan.
Hal ini karena konsep berbagi risiko yang diterapkan dalam keuangan Islam membuat keuangan Islam menjadi tipe investasi tidak terlalu berisiko serta berpotensi meningkatkan inklusi keuangan dan pertumbuhan.
IMF Deputy Managing Director Min Zhu mengatakan bahwa IMF melihat keuangan Islam akan jadi mesin stabilitas keuangan serta pertumbuhan. ia juga menyarankan pengaturan dan pengawasan produk-produk keuangan Islam diperlukan sehingga juga ikut berkembang.
Belum lama ini IMF melakukan kajian tentang keuangan Islam dan berencana akan makin memperdalam kajiannya terhadap sektor ini. Dalam sebuah seminar bertajuk 'Keuangan Islam: Membuka Potensi dan Mendukung Stabilitas' saat pertemuan IMF dengan Bank Dunia di Markas IMF, para panelis seminar menyampaikan lembaga keuangan Islam tidak terpengaruh oleh krisis keuangan global. Ketahanan lembaga keuangan Islam ini karena sistem berbagi risiko, larangan spekulasi dan keharusan adanya underlying assets yang jelas dalam setiap transaksi keuangan Islam.
Gubernur Bank Negara Malaysia Zeti Akhtar Aziz, salah satu panelis dalam seminar, menggarisbawahi, keuangan Islam adalah sebuah bentuk intermediasi keuangan yang sangat menarik bagi investor yang sangat memerhatikan risiko.
Disaat keuangan Islam tumbuh pesat di negara-negara Islam serta negara dengan mayoritas Muslim, banyak negara seperti negara-negara Eropa yang juga mulai tertarik pada keuangan Islam.
Sementara panelis lainnya, Pierre Gramegna yang juga Menteri Keuangan Luksemburg, menyatakan bahwa Luksemburg adalah negara Eropa yang pertama menerbitkan sukuk yang didominasi euro.

''Kami ingin memvariasikan instrumen keuangan yang dan berinovasi,'' kata Gramegna seperti dikutip republika.co.id. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top