Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Hanafi Rais, Wakil Ketua Komis I DPR RI mengakui keheranan dengan sikap pemerintah lewat Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) serta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang melakukan pemblokiran terhadap situs-situs media Islam. Karena menurutnya, Indonesia adalah negara dengan mayoritas pemeluk agama Islam terbesar di dunia. Sudah sewajarnya pemerintah melindungi umat Islam.
“Indonesia Negara mayoritas muslim, tapi kenapa Islamophobia,” ujarnya seperti dikutip islampos.com. Hal itu diutarakan saat berdialog dengan perwakilan media Islam usai audiensi di Komisi I, Gedung DPR RI, Rabu (1/4) lalu.
Putra dari Amien Rais ini juga mengatakan bahwa pemerintah, DPR, dan rakyat sudah sepatutnya patuh terhadap Undang-undang (UU). Dalam mengeluarkan sebuah kebijakan, pemerintah harus berdasarkan UU. Pemerintah seharusnya menaati hukum yang dibuatnya sendiri. Menurutnya, penutupan situs Islam jelas tidak memiliki dasar hukum karena alasan pemerintah dalam memblokir tidak memenuhi ketentuan hukum.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I, Tantowi Yahya juga melakukan kritik atas langkah Kemkominfo yang menutup sejumlah media Islam. Menurutnya, langkah pemblokiran ini telah menciptakan kegaduhan di masyarakat dan menimbulkan kesan pemerintah terjangkit islamophobia.
“Pemerintah seperti terjangkit Islamophobia seperti sebagian besar negara barat. Kita apresiasi langkah Kemenkominfo berhasil menutup situs pornografi. Ukurannya tidak begitu mudah bagi pemerintah untuk tutup situs yang diduga terkait radikalisme,” ujar Tantowi.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, pemerintah lewat Kemkominfo dan BNPT melakukan pemblokiran pada sejumlah situs media Islam yang dianggap mengajarkan sikap radikalisme terhadap masyarakat. Keputusan ini memancing protes dari sebagian besar masyarakat. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top