Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Provinsi DKI Jakarta tetap mempertahankan kepemilikan saham di PT. Delta Djakarta sebagai produsen minuman beralkohol. Langkah Gubernur Basuki Tjahja Purnama (Ahok) ini dipertanyakan oleh Nasrullah, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta yang membidangi Perekonomian. Ia mempertanyakan motif Ahok yang mempertahankan kepemilikan saham Pemprov DKI Jakarta di PT. Delta Djakarta.
Nasrullah dalam rilisnya menyatakan bahwa kepemilikan saham pemprov DKI di perusahaan produsen bir tersebut merupakan sikap yang kontra produktif dengan kewajiban Pemprov DKI Jakarta untuk menciptakan rasa aman dan ketertiban di lingkungan masyarakat.
Politisi PKS asal daerah pemilihan Jakarta Barat X ini lebih lanjut menjelaskan, tindakan kriminal yang terjadi, sering kali didahului dengan meminum minuman beralkohol.
“Banyak sekali tindakan kriminal yang diawali dengan mabuk-mabukan, dan sudah banyak bukti,” tegas Nasrullah seperti dikutip hidayatullah.com.
Menurutnya, pemasukan dari investasi di PT. Delta Djakarta, dapat dialihkan ke sektor lain yang nilai investasinya jauh lebih baik. Jangan sampai hanya karena kepemilikan saham Pemprov DKI di PT. Delta Djakarta, lalu Pemprov DKI dinilai kontra dengan usaha mewujudkan ketertiban umum.
“Jangan hanya karena nila setitik jadi rusak susu sebelanga,” tandas pria yang juga Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta.
Sebelumnya, kepemilikan saham Pemprov DKI di PT. Delta Djakarta juga mendapatkan kritikan dari pihak Kemendagri di RAPBD 2015.
“Dapat kritikan yang membangun, tandanya ada pihak yang menilai investasi Pemprov DKI di perusahaan miras itu tidak tepat,” pungkas Nasrullah.
Seperti diketahui Pemprov DKI Jakarta memiliki saham di PT. Delta Djakarta yang mencapai 26,25 persen. PT Delta Djakarta adalah produsen dan distributor minuman beralkohol jenis bir internasional, seperti Anker Bir, Carlsberg, San Miguel, dan Stout. Pemprov menanam saham di Delta sejak tahun 1960-an. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top