Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Indonesia menyiapkan anggaran Rp 200 miliar demi berlangsungnya peringatan 60 tahun Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika (KAA). Dana perhelatan ini diambil dari APBN.
Hal ini diungkapkan Pratikno, Menteri Sekretaris Negara saat berkunjung ke DPR RI guna bertemu dengan Ketua DPR Setya Novanto dan Wakilnya, Fahri Hamzah.
"Kalau tentang dana penyiapan substansi, serial pertemuan, dilakukan Menlu ada di APBN dan APBN-P. Di Sesneg urusan teknis. Tidak semua negara menanggung biaya sendiri. Sesuai kesepakatan KAA, ada negara yang ekonominya tidak kuat didukung oleh tuan rumah," terang Pratikno di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4) seperti dikutip okezone.com.
Dijelaskan Pratikno juga bahwa, sebagian anggaran peringatan tersebut diambil dari dana Kementerian Pariwisata. Dana tersebut dialokasikan untuk membantu Pemkot Bandung mempercantik Kota Bandung sebagai tempat kelahiran KAA.
"Bandung harus bersolek diri, harus dilakukan dan dananya didukung Kemenpar. So far cukup baik,"ujarnya.
Mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) itu berjanji, pemerintah akan menerapkan transparansi anggaran dalam pelaksanaan acara besar tersebut.
Pada kesempatan yang sama, politikus PKS Fahri Hamzah menilai, anggaran yang dikeluarkan untuk peringatan KAA masih dalam taraf wajar.
"Kita tidak menanggung semua negara. Tidak semua negara mau dibiayai, mereka datang dengan pesawat sendiri. Jadi pemerintah jangan diadu domba dengan biaya. Lihat ide besarnya. KAA menyebabkan banyak negara merdeka. Anak lahir saja butuh biaya kan?," pungkas Wakil Ketua DPR RI itu. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top