Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Tuntunan mengenai segala aspek kehidupan, dijelaskan secara rapi dalam Islam. Aku sungguh takjub dengan isi yang terkandung di dalam al-Qur’an. Semua pesan di dalam kitab suci ini bisa aku terima dengan logika. Sebelum masuk Islam, aku mempelajari apa itu Islam sedikit demi sedikit. Aku rasa Islam adalah jalan dimana aku lebih cepat menemukan Tuhan.
Lahir di tanah Bali, aku berasal dari keluarga yang memeluk agama Hindu. Mendapat hidayah seiring berjalannya waktu, membuatku mantap memutuskan memeluk Islam sebelum pernikahanku. Lega di dada ketika aku bisa mengucap dua kalimat syahadat di Masjid Al Falah Surabaya.
Bersyukur alhamdulillah, orangtuaku tidak mempermasalahkan statusku sebagai muallaf dan meninggalkan keyakinan warisan orangtua. Walaupun ada sedikit pertentangan dari beberapa pihak keluarga, namun lambat laun mereka mulai mengerti akan keputusanku.
Setelah menjadi seorang muslim, aku mempelajari ajaran Islam lebih intensif. Beruntung, aku didukung oleh lingkungan suami yang membimbingku untuk melaksanakan kewajiban seorang muslim. Dengan melaksanakan kewajiban shalat lima waktu dan menjalankan ibadah sunnah, aku merasakan kehidupan di dunia ini terasa ringan.
Semakin bertambah umur, aku semakin ingin mendekatkan diri pada Allah.Saat ini aku banyak berkegiatan di masjid, dengan teman-teman sekitar kompleks rumah. Aku mengajak teman-teman untuk mengurus takjil dan zakat tiap tahun di bulan Ramadhan. Aku juga ingin menebarkan spirit Islam, dengan mengundang ustadz untuk mengadakan pengajian di rumah.
Di lingkungan kerja, akupun ingin karyawanku menyeimbangkan rutinitasnya. Sebagai pendiri perusahaan yang bergerak menyalurkan tenaga cleaning service, aku harus peduli dengan kebutuhan rohani mereka.
Aku rutin mengundang ustadz tiap bulan untuk berdakwah dan mengajarkan al-Qur’an pada anak buahku di kantor. Ini karena tanggung jawabku sebagai pemimpin yang harus memberikan teladan. Alhamdulillah sekarang mereka sudah lancar dan terbiasa membaca al-Qur’an.
Keyakinanku ini sudah tidak bisa diubah lagi. Aku nyaman dan mantap mendalami ajaran Islam. Apapun yang aku kerjakan dalam kehidupan, sebisa mungkin aku laksanakan sesuai pedoman hidup kaum muslimin, yakni al-Qur’an dan Hadits.
Harapanku ke depan adalah ingin anak-anakku lebih baik lagi mempelajari agama, ibadahnya dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Aku selalu berpesan pada kedua anakku, Nita dan Riski, untuk tidak meninggalkan shalat.
Meskipun mereka kini telah dewasa dan sudah berumah tangga, seperti anakku Nita yang kini sudah menikah dan dikaruniai satu anak, aku tetap rutin membangunkan dia menjelang subuh, agar melaksanakan kewajibannya sebelum memulai hari.
Tak lupa aku mengingatkan pada anak-anakku, bahwa sukses, rejeki dan apapun yang kita dapat di dunia ini adalah atas kehendak Allah SWT, seiring dengan usaha yang kita lakukan. Untuk itu, mensyukuri nikmat Allah SWT adalah hal yang tak boleh dilupakan. Islam telah mengajarkanku bagaimana untuk menjalani kehidupan di dunia ini.

Islam telah menjadi penguat hidupku. Aku lebih tabah ketika mengalami musibah dan lebih berani menghindari hal-hal yang tak sesuai syar’i. Semoga Allah tetap membimbingku dengan hidayah-Nya, agar aku lebih mantap menjalani ajaran Islam dan selalu rendah diri di hadapan Allah SWT. [islamaktual/alfalah/ayutresna]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top