Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Sejak Arab Saudi dan koalisi negara teluk melakukan serangan ke Yaman pada akhir Maret, tercatat lebih dari 500 pemberontak Syiah Houthi yang didukung Iran telah tewas dalam bentrokan dengan militer Saudi di perbatasan.
Dikutip dari republika.co.id, Kementerian Pertahanan Arab Saudi Sabtu (11/4) mencatat jumlah korban tewas Houthi pertama kali dilaporkan sejak Arab Saudi melancarkan serangan udara terhadap kelompok Syiah Houthi di Yaman pada 26 Maret 2015. Sementara itu, dari sisi Arab Saudi, jumlah korban tewas juga bertambah.
‘’Jumlah korban yang meninggal dua kali lipat pada hari Jumat (10/4). Tiga tentara tewas dan dua terluka  karena tembakan mortir menghantam pos pengamatan mereka di provinsi Najran,’’ kata seorang juru bicara kementerian seperti dikutip republika.co.id Senin (13/4).
Pada kesempatan sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan pernyataan bahwa tiga penjaga perbatasan tewas pekan lalu dalam serangan yang dilakukan oleh militan Syiah Houthi. Kelompok Syiah Houthi menguasai bagian utara Yaman di sepanjang perbatasan.
Arab Saudi tidak mengesampingkan kemungkinan kehadiran Iran di Yaman. Berbicara pada konferensi pers harian di ibukota Saudi Riyadh pejabat militer Arab Saudi Brigadir Jenderal Ahmed Asiri mengatakan pihaknya menemukan bukti dukungan Iran kepada kelompok pemberontak Syiah Houthi.
Pun, tidak menampik kemungkinan pasukan Iran ikut pertempuran di Yaman. Juru bicara itu juga mengatakan total 1.200 serangan udara telah diluncurkan sejak operasi dimulai 16 hari lalu. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top