Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Sebagai negara Muslim terbesar di dunia, Indonesia seharusnya sudah memiliki stasiun televisi berbasis Islam berskala nasional. Pesan ini disampaikan oleh Ismail Yusanto juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia. Menurut Ismail, kebutuhan stasiun televisi Islam besar dibutuhkan agar dakwah Islam bisa berjalan efektif. Saluran televisi merupakan salah satu media yang bisa melakukan itu.
“Dakwah Islam melalui TV itu sangat efektif. Kita butuh media yang benar-benar punya informasi yang kuat, berpihak dan mengutamakan kepentingan  umat Islam, bukan sudah saatnya TV Islam nasional itu ada, tetapi sudah terlambat, dari dulu harusnya,” kata Ismail seperti dikutip republika.co.id.
Tetapi harus diakui bahwa mendirikan dan menjalankan sebuah stasiun televisi Islam di Indonesia tidaklah mudah ujar Ismail. Modal yang besar adalah faktor utama yang jadi penghalang untuk menghidupkan sebuah stasiun televisi dengan skala nasional. Hal itu karena peralatan serta biaya operasional yang dibutuhkan akan memakan biaya yang sangat besar.
Kendala lain menurut Islamil menyangkut konten Islam yang bisa menarik perhatian serta disesuaikan dengan selera konsumen saat ini. Faktanya, masyarakat di Indonesia cenderung memberikan respon jika acara televisi itu bisa menghibur penonton.
Oleh karenanya, jika Indonesia ingin memiliki sebuah stasiun televisi yang besar dan berskala nasional, harus dipersiapkan sumber daya manusia yang cukup dan utamanya kreatif sehingga program-program Islami yang nantinya ditayangkan sesuai dengan selera msyarakat tanpa mengurangi esensi tayangan televisi itu. Selain itu agar penonton tidak merasa bosan karena tayangan yang monoton.
“Karena selera pasar itu kaitan dengan rating, rating memperngaruhi minat beriklan, kalau acara tidak menarik, rating turun iklan sedikit dan keuangannya jadi tidak stabil,” pungkas Ismail. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top