Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Aksi kekerasan terhadap warga Muslim di Ameika Serikat kembali terjadi. Kali ini sebuah keluarga Muslim jadi target serangan di kawasan timur Mecklenburg County, North Carolina. Menurut laporan kepolisian setempat, rumah mereka diberondong tembakan oleh orang tidak dikenal Selasa pagi (17/3) waktu setempat.
Sang pemilik rumah, mengatakan mendengar tembakan sebanyak 18 kali yang mengarah ke rumahnya. Akibat kejadian ini istrinya terluka serta menyebabkan ketakuan dan kepanikan keluarga yang lain.
"Kami tidak tahu apakah itu adalah penembakan acak atau keluarga menjadi sasaran karena iman mereka,” kata pemilik rumah di luar rumahnya di 7800 blok Shiny Meadow Lane, seperti dikutip onislam.net.
Pria yang hanya menyebutkan namanya sebagai Abdul berharap bahwa serangan ini bukan serangan yang kedua.
Serangan ini terjadi pada selasa dinihari pukul 01.00 waktu setempat, dimana tembakan mengenai pagar serta bagian belakang rumah. Salah satu peluru menembus jendela lantai dua dan mengenai istri pemilik rumah di bagian paha saat sedang tertidur.
Sebelumnya Abdul kepada sebuah stasiun berita menyatakan, "Mengapa rumah kami pada khususnya? Mengapa tidak rumah-rumah lain ditembak?” Abdul mempertanyakan serta menyimpulkan bahwa sepertinya keluarga mereka menjadi target untuk satu tujuan atau yang lain, dan serangan ini tidak terlihat sebagai sebuah penembakan acak.
Kapten Chuck Henson dari kepolisian Charlotte-Mecklenburg memberikan pernyataan bahwa kepolisian belum mengatahui motif penyerangan, apakah mengandung unsur rasial atau tidak. Motif akan diketahui hingga pelaku penyerangan ini ditangkap.
Henson juga menambahkan bahwa kondisi wanita, istri pemilik rumah dalam kondisi stabil dan diperkirakan akan segera pulih.
Penembakan ini bukan yang pertama kali yang menargetkan Muslim Amerika sebagai korban.
Pada bulan lalu, tiga anak muda Muslim Amerika, Deah Shaddy Barakat, 23 istrinya Yusor Mohammad Abu-Salha, 21 dan adiknya Razan Mohammad Abu-Salha, 19, ditemukan tewas di sebuah kompleks kondominium di luar kampus di Chapel Hill.
Pria bersenjata, yang diidentifikasi sebagai 46 tahun Craig Stephen Hicks, dilaporkan menyerahkan diri ke polisi dalam serangan mengerikan itu.

Sebelumnya, seorang muslim Amerika bernama Ahmed Al-Jumaili, 36, tewas setelah ditembak orang tak dikenal saat mengambil foto salju di kawasan Dallas. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top