Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang mengabulkan gugatan pengurus PPP hasil muktamar Jakarta (kubu Djan Faridz) ditanggapi Romahurmuziy Ketua Umum DPP PPP hasil muktamar Surabaya. Romi (sapaan Romahurmuziy), menanggapi putusan tersebut dengan kaidah ilmu fiqih.
"Setelah putusan PTUN, bagaimana status PPP? di dalam kaidah fikih itu berbunyi segala sesuatu tetap pada asalnya," ujar Romi seperti dikutip republika.co.id Ahad (1/3).
Dijelaskan Romi bahwa Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM (pemerintah) yang mengakui kepengurusan DPP PPP hasil muktamar Surabaya berlaku pada asalnya, dan keyakinan itu tidak bisa digugurkan dengan keraguan. Romi menambahkan bahwa peraturan yang sudah diterbitkan oleh menkumham itu sudah ada di dalam lembaran negara, dan putusan pengadilan (PTUN) yang belum berkekuatan hukum tetap itulah yang malah meragukan.
Oleh karena putusan PTUN termasuk kategori hukum yang meragukan, maka kader-kader PPP ujar Romi, harus tetap mematuhi aturan hukum yang telah diakui oleh negara yakni SK Menteri Hukum dan HAM.
"Jadi ini adalah kaidah fikihnya yang telah diwariskan oleh para ulama. Maka kepengurusan yang berlaku adalah sesuai jawaban Menkumham kepada KPU bahwa kepengurusan yang diakui adalah pengurus hasil muktamar Surabaya," katanya di sela-sela acara musyawarah wilayah DPW PPP Sulawesi Selatan di Makassar, Sabtu (28/2) malam.
Seperti diketahui sebelumnya, pada Rabu (25/2) yang lalu,  Majelis Hakim  PTUN yang diketuai Teguh Satya Bhakti mengabulkan gugatan mantan ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali (SDA). Majelis Hakim menilai, gugatan yang diajukan kubu SDA adalah dampak dari intervensi pihak tergugat, dimana Kemenkumham dianggap ikut campur dalam konflik internal parpol.

Majelis hakim kemudian mengabulkan seluruhnya gugatan SDA atau pihak penggugat dan membatalkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM No M.HH-07.AH.11.01 Tahun 2014. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top