Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Muhammadiyah dan Nahdhatul Ulama (NU) adalah ormas Islam yang merupakan aset-aset berharga yang dimiliki oleh bangsa Indonesia saat ini. Kalimat itu diungkapkan Raja Abdullah II penguasa Yordania melalui keterangan tertulis. Menurut Raja Abdullah II, kehadiran dua ormas Islam besar di Indonesia itulah yang telah membantu menguatkan pemahaman Islam sebagai agama yang moderat.
"Organisasi Islam di Indonesia seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah merupakan aset berharga yang telah banyak berkontribusi dalam mengembangkan pemahaman dan gerakan Islam yang damai dan manfaat," kata Raja Abdullah dalam keterangan tertulis seperti dikutip republika.co.id.
Hal itu diucapkan oleh Raja Yordania tersebut kepada utusan khusus Presiden RI, Alwi Shihab, di Istana Hussainiya, Amman, Yordania, Rabu (18/3) lalu.
Raja Abdullah II dalam pertemuan dengan mantan Menteri Luar Negeri Indonesia tersebut juga sempat mendiskusikan pentingnya pengembangan pemikiran dan pemahaman Islam yang moderat di kalangan umat Islam. Kedua pihak memiliki pandangan yang sama bahwa angkah tersebut dapat mendorong berkembangnya pemikiran dan gerakan umat Islam yang membawa pesan damai dan manfaat bagi seluruh umat manusia.
Selain pembicaraan mengenai pengembangan pemikiran dan pemahaman Islam, Alwi Shihab juga menyampaikan undangan khusus dari Presiden Joko Widodo kepada Raja Yordania tersebut untuk dapat menghadiri  KTT Asia Afrika di Jakarta dan Bandung pada April mendatang.

Dalam kesempatan itu, Raja Abdullah menjanjikan kehadirannya dalam Pertemuan Tingkat Tinggi dan Peringatan ke-60 Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955 dan peringatan ke-10 New Asian-African Strategic Partnership (NAASP) di Jakarta dan Bandung nanti. Namun demikian, kepastian Raja Abdullah II hadir atau tidak pada KTT Asia Afrika tersebut masih menunggu konfirmasi dari pihak protokol Kerajaan Yordania. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top