Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Mufti Perlis Datuk Dr Mohd Asri Zainal Abidin mengeluarkan maklumat dimana umat Islam dianjurkan agar tidak memutar kaset tilawah (bacaan) ayat suci al-Quran di dalam masjid atau surau seperti sebelum waktu shalat. Hal ini disampaikan oleh Mohd Asri pada sesi tanya-jawab sebuah program di Masjid Behor Empiang di Kangar belum lama ini.
Larangan ini dikatakan Mufti Perlis karena anjuran Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam sendiri yang melarang jamaah yang berada di dalam masjid membaca al-Quran dengan suara nyaring.
Menurutnya, larangan itu juga termasuk kebiasaan untuk memperdengarkan bacaan al-Qur’an dengan menggunakan kaset yang bunyinya dapat terdengar hingga ke luar masjid atau surau.
Dia mengatakan Nabi Muhammad melarang membaca al-Quran dengan suara nyaring di dalam masjid karena hal tersebut dapat mengganggu konsentrasi jamaah lain yang datang ke masjid untuk beribadah.
“Jika memasang kaset bacaan Al-Quran sebelum masuk waktu shalat seperti shalat Subuh, tentu akan menggangu orang lain di lingkungan masjid atau surau, yang mungkin sedang tidur, dan ini dilarang oleh Islam,” ujarnya sebagaimana dikutip hidayatullah.com.
Mohd Asri dalam jawaban atas pertanyaan yang lain juga mengatakan umat Islam tidak dilarang untuk berqasidah karena ia merupakan syair, namun harus diperhatikan bahwa lirik qasidah tidak menyimpang dari ajaran Islam yang sebenarnya.
Tentang penggunaan alat-alat musik, ia mengatakan ada khilaf (perbedaan pendapat) antara para ulama dalam hal tersebut, karena ada ulama yang membolehkan penggunaan alat-alat musik dan ada pula yang tidak membenarkannnya.
Namun bagi Mufti Perlis ini, secara pribadi alat-alat musik dapat digunakan selama tidak menyebabkan keruntuhan akhlak. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top