Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Beredarnya informasi mengenai pemblokiran 19 media online Islam oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) membuat Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin angkat bicara. Lukman mengaku jika tak tahu menahu masalah pemblokiran situs media Islam tersebut.
Dalam akun twitter-nya, Lukman sibuk menjawab pertanyaan sejumlah netizen perihal peran Kemenag dalam pemblokiran situs-situs tersebut.
“Dengan penjelasan ini saya tegaskan bahwa Kemenag tak terlibat sama sekali dalam proses pemblokiran situs-situs tersebut,” kicau Menag dalam akun twitter-nya Senin (30/3) seperti dikutip hidayatullah.com.
Dalam tweet-nya, Lukman juga meminta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk segera memberikan keterangan resmi perihal informasi pemblokiran situs-situs media Islam tersebut.
“Penjelasan resmi BNPT itu diperlukan agar masyarakat mengetahui definisi dan batasan radikal itu seperti apa,” tegas Menag.
Seperti diberitakan sebelumnya, beredar luas di masyarakat sebuah surat yang diduga dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) kepada penyelenggara ISP agar melakukan filtering terhadap 19 situs media Islam yang diduga merupakan situs penggerak radikalisme dan/atau sebagai simpatisan radikalisme.

Beberapa situs berita Islam ternama seperti hidayatullah.com, panjimas.com dan dakwatuna.com masuk dalam daftar pemblokiran. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top