Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Ternyata tak hanya mahasiswa saja yang bisa melakukan unjuk rasa. Di Lamongan Jawa Timur, Puluhan siswa SD Negeri 1  Jubel Lor di Kecamatan Sugio melakukan unjuk rasa dengan berkumpul di halaman sekolahnya pada Senin (9/3) pagi.
Seperti dikutip sangpencerah.com, Selasa (10/3), puluhan murid yang masih anak-anak itu berkumpul sambil membentangkan aneka poster memprotes sang kepala sekolah Samsul Huda. Sang kepala sekolah diprotes karena melarang kegiatan beribadah di sekolah.
Para murid awalnya setiap hari melaksanakan shalat dhuha dan shalat dhuhur bersama-sama. Namun tanpa keterangan jelas, tiba-tiba Kepala Sekolah melarang kebiasaan tersebut.
"Dilarang salat oleh Pak Samsul," kata Darul Ulum salah satu siswa. "Kenapa dilarang? Nggak tahu," tambah Darul.
Pengakuan para siswa tentang pelarangan itu juga dibenarkan oleh guru agama Islam sekolah ini. Sejak menjabat Kepala Sekolah Samsul Huda melarang siswanya untuk salat dan adzan dengan alasan mengganggu. Apalagi saat ini ruangan yang biasanya untuk tempat siswa salat kini diubah menjadi ruangan kantor sehingga tak ada lagi tempat siswa untuk beribadah.
"Ya katanya terganggu. Salat jamaah dan adzan juga mengganggu katanya," ungkap Guru Agama Ainur Rofik.

Sementara itu, Kepala Sekolah Samsul Huda menolak dikonfirmasi wartawan terkait pelarangan beribadah tersebut. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top