Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Alhamdulillah. Dalam ajang Musabaqah Hafalan Al-Qur’an dan Hadits (MHQH), Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Suud, Tingkat ASEAN, Pasifik, dan Asia Tengah ke-VI, anak-anak Indonesia meraih gelar juara Pertama di semua kategori.
Dalam acara yang resmi ditutup oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Jakarta, Kamis (26/3) malam, Indonesia meraih juara pada kategori hafalan 30 juz, hafalan 20 juz, hafalan 15 juz serta lomba hafalan Hadits.
Pada kategori hafalan 30 juz, Abdurrahim Syamsuri dari Indonesia meraih juara pertama, kemudian disusul oleh Thalhah A Alimudin (Filipina), dan Jajang Hasanuddin (Indonesia).
Sedangkan, kategori hafalan 20 juz, dimenangkan oleh M Rifki (Indonesia), disusul M Nazir Abd Fatah dan Shalaluddin (keduanya dari Filipina).
Indonesia juga meraih juara pada kategori hafalan 15 juz, Jundi Abdurrahim asal Indonesia meraih tempat pertama, disusul Tari Surya Putra (Indonesia), dan Mihammidin Abdul Basith (Thailand). Keempat, kategori hafalan 10 juz, dimenangkan Sholah Balangan A Ghani (Filipina), disusul Asgari Manalukar (Filipina), dan Husen Samuh (Thailand).
Sedangkan untuk lomba hafalan Hadits, seluruh pemanangnya berasal dari Indonesia. Mereka adalah Abdullah Muhammad, Syarifuddin, dan Noval Hisyam.
Panitia Musabaqah telah menyiapkan hadiah bagi para pemenang diantaranya berupa uang tunai, misalnya sebesar 16 ribu real untuk juara 1.  Selain itu, apresiasi berupa kesempatan beribadah haji untuk seluruh pemenang.
Sebelumnya, dalam kesempatan bersilaturahim  dengan Wapres Jusuf Kalla bersama seluruh peserta MHQH, Menag berharap kegiatan  ini dapat memacu semangat dan motivasi umat Islam Indonesia, terutama generasi muda dalam menghafal Al Quran dan Hadits. Sebab, Al Quran sebagai kalam Allah dan hadits Nabi Muhammad SAWmempunyai kedudukan dan fungsi sentral dalam kehidupan seluruh umat Islam.
Selain mempererat hubungan dan kecintaan generasi muda negara Asean-Pasifik dan beberapa Negara Asia Tengah dengan Al Quran dan Hadits, lanjut Menag, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pemahaman dan pengalaman ajaran nilai-nilai Al Quran dan Hadits. Lebih dari itu juga memperteguh akidah Islam yang benar melalui pemahaman Islam yang moderat dan rahmatan lil’alamin.

“Musabaqah Hafalan Al Quran dan Hadits merupakan sarana memperkokoh tali silahturahmi, persatuan dan kesatuan bangsa, serta untuk menguatkan jalinan persahabatan antar negara,” katanya seperti dikutip islampos.com. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top