Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Bibel tidak dapat dikatakan sebagai firman Allah (kalamullah) seratus persen, juga tidak dapat dikatakan kitab suci palsu buatan manusia seratus persen. Alasannya, karena di dalamnya bercampur aduk antara firman Tuhan, sabda rasul, dan cerita-cerita manusia biasa. Allah SWT berfirman dalam al-Qur’an sebagai berikut,
“Hai Ahli Kitab, kenapa kamu campur adukkan antara kebenaran (al-haq) dengan kebathilan/kebohongan/kepalsuan dan kamu sembunyikan kebenaran itu, padahal kamu mengetahuinya?”  (QS. Ali Imran : 71).
“Sebagian dari orang-orang Yahudi, mereka mengubah kalimat-kalimat dari tempatnya,” (QS. an-Nisa : 46).
“Mereka (Ahli Kitab) suka mengubah kalimat-kalimat Allah daripada tempat-tempatnya dan mereka itu (sengaja) melupakan perkara-perkara yang telah diperingatkan (dinasihatkan) kepada mereka. Dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan yang timbul dari mereka itu, kecuali sedikit di antara mereka (yang tidak berkhianat)...” (QS. al-Maidah : 13).
“Maka kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang menulis Alkitab dengan tangan mereka sendiri, lalu mereka katakan, “ini dari sisi Allah”, karena mereka ingin mendapatkan sedikit keuntungan dari hasil perbuatannya. Dan celakalah mereka akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka” (QS. al-Baqarah : 79).
Dalam menyikapi Alkitab (Bibel) milik umat Kristen yang sudah bercampur aduk tersebut, Rasulullah SAW mengajarkan kepada umat Islam untuk bersikap hati-hati. Maksudnya, agar tidak membenarkan keseluruhan dan tidak pula mendustakan seluruhnya.
Tiga Kriteria Ayat dalam Alkitab (Bibel)
Dari redaksional kalimatnya, dengan mudah dapat dipahami bahwa ada 3 kriteria ayat dalam Bibel, antara lain :
  1. Firman Allah, sebagaimana dalam kitab Ulangan 18: 17-18 :
“Lalu berkatalah Tuhan kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik; seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya”.
Contoh lain :
  • Keluaran 20: 2-17 dan Ulangan 5: 1-22, tentang 10 firman.
  • Kejadian 17: 1-14, tentang syariat khitan/sunat.
  • Imamat 11: 2-47 dan Ulangan 14: 3-21, tentang hukum makanan halal dan haram.
  • Imamat 12: 2-8, tentang khitan, taharah dan akikah.
  • Imamat 20: 2-27, tentang hukum syirik, perkawinan, perzinahan dan lain-lain.
  • Imamat 24: 10-23, tentang qishas dan hukuman bagi penghujat Tuhan.
  • Ulangan 16: 21 dan 17: 1-7, tentang hukuman bagi penyembah berhala.
  1. Sabda Rasul Allah, sebagaimana dalam Matius 22: 37-40 :
Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”
Contoh lain:
  • Matius pasal 5, 6 dan 7 tentang pokok-pokok ajaran Yesus.
  • Markus 12: 29 tentang ajaran Tauhid Yesus.
  • Matius 22: 42-45, Markus 12: 35-37 dan Lukas 20: 41-44 bahwa Yesus bukan Mesias.
  • Yohanes 8: 25-29 dan 8: 37-42 tentang Kerasulan Yesus.
  • Yohanes 14: 15-17 dan 16: 7-14 tentang Nubuat Yesus akan datangnya Nabi Muhammad.
  • Yohanes 17: 17-26 bahwa Yesus adalah Rasulullah.
  1. Karangan manusia Biasa, seperti dalam Kitab Kejadian 3: 8-10 yang melecehkan Allah:
“Ketika mereka mendengar bunyi langkah Tuhan Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap Tuhan Allah di antara pohon-pohonan dalam taman. Tetapi Ruhan Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: “Dimanakah engkau?”

Demikianlah betapa umat Islam harus bersikap hati-hati dalam meyakini kitab-kitab terdahulu yang telah diturunkan oleh Allah SWT, terutama Injil (Bibel) yang ada saat ini, karena sesungguhnya sebagian besar isi Bibel telah disisipkan dengan dongeng, mitos, cerita-cerita yang memutar-balikkan sejarah dan tulisan-tulisan fitnah yang melecehkan berbagai pihak. Wallahu’alam. [islamaktual/tabligh/abudeedat]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top