Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Acara Tabligh Akbar bertajuk “Umat Bersatu Kokohkan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah” digelar di ruang Khadijah kompleks masjid Az Zikra di Sentul Bogor pada hari Ahad (22/2) kemarin. Acara yang dihadiri ribuan umat Islam itu digelar pasca insiden penyerangan gerombolan preman Syiah ke kompleks masjid Az Zikra pimpinan ustadz Arifin Ilham.
Menurut panitia, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memperkokoh persatuan umat Islam dan membentengi aqidah Ahlus Sunnah Wal Jamaah yang menjadi paham mayoritas umat Islam di Indonesia. Selain itu tabligh akbar tersebut dilaksanakan untuk terus mengawasi eksistensi paham yang menyimpang dari Al-Qur’an dan As-Sunnah, seperti Syiah.
Meskipun dalam acara tersebut ustadz Arifin Ilham berhalangan hadir dikarenakan sudah memiliki agenda acara terjadwal, namun beberapa tokoh ulama dan habib ikut menyampaikan orasinya tentang bahaya Syiah dan upaya memperkokoh Aswaja.
Juru bicara majelis Az Zikra, ustadz Ahmad Syuhada kepada massa menyatakan permohonan maaf ustadz Arifin karena tidak bisa hadir pada acara Tabligh Akbar.
Salah satu tokoh yang memberikan orasi salah satunya adalah Ketua Forum Habaib Jakarta, Habib Muhsin bin Zaid Al Attas. Habib Muhsin dalam orasinya menghimbau kepada umat Islam di Indonesia supaya bisa menjadikan perbedaan guna mendatangkan rahmat.
“Memang ada perbedaan dalam umat Islam tetapi jadikan perbedaan yang mendatangkan rahmat,” tegas Habib Muhsin seperti dikutip hidayatullah.com.
Habib Muhsin berharap bahwa umat Islam harus bersatu serta bekerja sama meskipun mazhabnya berbeda. Umat Islam diharap mengesampingkan dulu keyakinan yang berbeda untuk satu kalimat yaitu kalimat tauhid “Laa ilaaha illallah”, terutama dalam menghadapi aliran-aliran menyesatkan seperti Syiah. Menurutnya, selama masih berpedoman pada al-Qur’an dan as-Sunnah, jangan sampai umat Islam terpecah belah.

Acara tabligh akbar yang berlangsung sejak pagi hingga jelang shalat Ashar tersebut dihadiri beberapa tokoh seperti KH. Idrus Ramli (PWNU Jawa Timur), Habib Muhsin bin Zeid Alatas (Sekjen GMJ/FPI), Munarman, SH (FPI), Ustadz Farid Ahmad Okbah (Peneliti Syiah), Ustaz Amin Jamaludin (LPPI), Ustaz Haikal Hasan (MIUMI), Ustaz Abdullah (MMI). Tampak pula ustadz Mintarsa (Lembaga Dakwah Kemuliaan Islam), Abu Haris (Ketua Forum Indonesia Peduli Syam), KH. Abah Roud Bahar, Haedar Bawazir dan Muhammad Al-Khathah. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top