Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Penolakan terhadap praktek kekerasan yang dilakukan oleh militan Islamic State (IS) semakin meluas. Setelah sebelumnya Raja Jordania mengutuk kekejaman IS terhadap tawanan, kali ini Imam Agung Mesir, Sheikh Shawki Abdel Kareem berpendapat yang sama.
Sheikh Shwaki menyatakan dengan tegas bahwa apa yang selama ini dilakukan oleh militan IS bukan merupakan ajaran agama Islam. Meskipun menurutnya selama ini IS melakukan klaim bahwa yang dilakukan mereka adalah sesuai perjuangan syariat Islam.
Sheikh Shwaki mengaku kecewa terhadap tindakan keji yang dilakukan IS, karena Islam sendiri tak pernah sekalipun mengajarkan kekerasan dan pembunuhan.
Dikutip dari CNN Jumat (6/2), Sheikh Shawki mengungkapkan, “Apa yang terjadi di Yordania, dan segala kejahatanya merupakan tindakan bar-bar. Hal tersebut jauh dari kemanusian apalagi agama. Islam sama sekali tidak bersalah atas tindakan ini."
Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa kekerasan dan gerakan radikal sudah menjadi fenomena Internasional. Oleh karena itu, hal tersebut menjadi salah satu tantangan bagi Islam agar bisa memperbarui metode dan cara agar umat muslim di dunia bisa tetap menjaga dan menegakkan pilar agama.
"Islam tidak pernah membawa pesan perusakan dan kejahatan. Islam datang untuk melayani umat, mencapai perdamaian dan membawa rahmat bagi dunia," tutur Sheikh Shawki Abdel Kareem.

Di Mesir sendiri, saat ini sedang dibangun kampanye untuk menolak segala ide radikalisme dalam ajaran Islam. Kampanye tersebut bertujuan untuk mengajak dan menggugah kesadaran seluruh umat muslim agar menolak dan memerangi segala ide ekstrimis. Diharapkan dengan hal itu akan tersuguh hal-hal baik tentang ajaran Islam yang selama ini tercoreng oleh aksi bar-bar para ekstrimis seperti IS. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top