Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sudah masuk 100 hari masa kerja. Terkait kinerja pemerintahan Jokowi, secara umum pemberitaan media nasional masih bernada positif meskipun diakui mengalami penurunan. Hal itu disampaikan oleh The Indonesia Institute berdasarkan hasil media monitoring yang dilakukan oleh mereka.
"Secara umum nada pemberitaan selama tiga bulan jalannya pemerintahan Jokowi - JK, nada positif sedikit lebih banyak dibandingkan dengan yang negatif terhadap kinerja mereka. Nada positif headline surat kabar sebesar 60 persen dibandingkan negatif yang sekitar 40 persen," ujar peneliti bidang politik The Indonesia Institute, Arfianto Purbolaksono, Kamis (5/2) seperti dilansir republika.co.id.
Arfianto menyatakan bahwa pada awal pengangkatan Jokowi - JK, ekspektasi tinggi muncul dari masyarakat yang berharap banyak pada pasangan Jokowi - JK. Akan tetapi, setelah pelantikan kabinet, harapan tersebut lambat laun mengalami penurunan hingga di 100 hari masa kerjanya ini.
Dia menjelaskan kinerja pemerintahan yang paling banyak mendapatkan sorotan surat kabar adalah kinerja di bidang ekonomi serta hukum. Di kedua bidang tersebut terdapat isu-isu yang mendapatkan penilaian positif dan kritis dari surat kabar.
Menurut Arfianto, penilaian terhadap kinerja 100 hari pemerintahan Jokowi merupakan sebuah hal yang penting. Ini karena seratus hari kerja merupakan langkah awal Pemerintahan Jokowi-JK untuk merealisasikan janji-janji politiknya selama masa kampanye sekaligus berupaya menghadirkan perubahan bagi masyarakat.
"Oleh karena itu, media monitorng terhadap pemberitaa di media massa perlu dilakukan, sebab penilaian media massa merupakan realitas dari kinerja Pemerintahan Jokowi-JK selama seratus hari pertama," lanjutnya.
Tujuan The Indonesia Institute melakukan monitoring terhadap kinerja 100 hari pemerintahan Jokowi-JK dijelaskan oleh Arfianto ada tiga hal. Pertama, untuk mengukur kecenderungan nada pemberitaan (tone) selama 100 hari pemerintahan Jokowi-JK. Yang kedua, untuk memetakan dan menganalisa isu-isu yang diangkat oleh media massa selama seratus hari pemerintahan Jokowi-JK. Dan yang ketiga adalah mengukur frekuensi pemberitaan terhadap kinerja Menteri-Menteri selama 100 hari pemerintahan Jokowi-JK.
Arfianto kembali menjelaskan bahwa media monitoring 100 hari Pemerintahan Jokowi-JK  dilakukan terhadap pemberitaan surat kabar nasional yang masyarakat sudah kenal, yakni Kompas, Koran Tempo, Koran Sindo, Media Indonesia dan Republika. Proses pengumpulan data itu sendiri dilakukan dari bulan November 2014 sampai Januari 2015. Kemudian analisis data dilakukan pada tanggal 19 hingga 23 Januari 2015. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top