Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Ketua Jakarta Transportation Watch (JTW) Andy William Sinaga menilai, Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan, terkesan takut untuk menindak maskapai Lion Air yang melakukan penundaan penerbangan dan sudah terjadi berkali-kali.
Bahkan, terakhir terjadi delay besar-besaran terhadap beberapa rute penerbangannya sehingga menyebabkan kericuhan penumpang di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, serta di Bandara Kuala Namu, Medan.
Andy juga menilai lambatnya reaksi yang diambil Jonan sangat aneh dan tidak masuk akal. Karena selama ini, Jonan dikenal sebagai pejabat yang responsif dalam mengambil keputusan dan tindakan apabila melihat adanya indikasi pelanggaran terhadap aturan Penerbangan.
“Selama ini selalu cepat tanggap seperti yang diperlihatkan pada saat hilangnya pesawat Air Asia rute Surabaya-Singapura beberapa bulan yang lalu,” katanya, Jumat (20/2) kemarin seperti dikutip republika.co.id.
Menurut catatan, Jonan pernah mengancam menutup Air Asia dan maskapai lain gara-gara hanya tidak mengambil laporan cuaca. Akan tetapi, dalam kasus masalah penerbangan Lion Air yang dimiliki anggota Wantimpres Rusdi Kirana, Jonan terkesan melunak. Termasuk ketika maskapai Susi Air milik Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti diumumkan termasuk melakukan pelanggaran, tidak ada tindak lanjut sanksi yang diberikan.
“Jonan jangan terkesan takut dengan siapa di balik kemudi Lion Air, tetapi hukum dan peraturan harus ditegakkan,” ujar Andi.
JTW mengimbau agar Menhub segera mengambil tindakan yang tegas kepada maskapai Lion Air dengan melakukan penghentian sementara terhadap izin terbang Lion Air. Penghentian dilakukan sampai maskapai Lion Air tersebut benar-benar melakukan restrukturisasi terhadap manajemen khususnya pelayanan terhadap konsumen, sehingga kebiasaan ngaret dan delay ini tidak lagi terulang di waktu yang akan datang. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top