Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


"Pembalasan akan sebesar bencana yang didapat Jordania," demikian kalimat yang meluncur dari juru bicara militer Jordania Mamdouh al Ameri seperti dilansir Reuters.
Kalimat geram Mamdouh tersebut dikeluarkan menanggapi eksekusi sandera asal Yordania oleh IS (Islamic State) di Irak.  Pilot Yordania, Muath Al Kasaesbeh dibakar hidup-hidup di dalam sebuah kerangkeng.
Atas tindakan IS ini, Jordania bersumpah akan merespon keras atas kekejaman tersebut. Pihak Pemerintah menyatakan akan mengeksekusi beberapa tahanan militan sebagai balasan, termasuk Sajida Al Rishawi, tahanan yang diinginkan IS untuk pertukaran sandera.
Raja Jordania, Abdullah dalam siaran televisinya mengutuk keras apa yang telah dilakukan oleh IS terhadap salah satu pilotnya yang disandera. Raja Abdullah merasa sedih dan sangat marah dengan pembunuhan yang dilakukan IS terhadap Moath Al-Kasasbah, pilot F-16 yang jatuh di kota Suriah. Beliau langsung membatalkan kunjungannya ke negeri Paman Sama sesaat setelah pengumuman eksekusi mati pilotnya.
Dia menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan IS adalah tindakan pengecut. Apa yang dilakukan IS merupakan sebuah bentuk teror dan tindakan yang tidak relevan dengan agama dan tradisi. Raja Abdullah juga menegaskan bahwa IS bukanlah bagian dari Islam, meski selama ini mereka mengaku menegakkan panji-panji Islam. Dia tegas untuk menolak IS adalah bagian dari Islam, sebab menurut Abdullah apa yang dilakukan oleh ISIS diluar ajaran Islam.
Rencananya, Raja Abdullah beserta para pemimpin dunia akan bertemu dan segera membentuk koalisi untuk mengadakan operasi khusus melawan IS.
Seperti diberitakan sebelumnya, kelompok ekstrimis IS (Islamic State) di Irak merilis video terbaru tentang eksekusi sandera seorang pilot Jordania dengan dibakar api hidup-hidup. Video menampilkan seseorang yang diduga Kasaesbeh berdiri di dalam kandang hitam kecil sebelum dibakar api.

Kasaesbeh menggunakan pakaian yang sudah disiram cairan mudah terbakar. Seorang militan IS bermasker kemudian menyulutkan api pada Kasaesbeh. Ia terbakar hingga tersungkur ke tanah, masih di dalam kandang kecil tersebut. Parahnya, kemudian sebuah bulldozer menjatuhkan puing-puing serta batu ke kerangkeng tersebut. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top